Keceriaan menyambut hari raya juga turut dirasakan oleh 130 anak-anak Palestina yang menjadi penerima manfaat hadiah hari raya bantuan dari Sahabat Adara. Bantuan disalurkan pada 27 Ramadhan atau tepatnya pada tanggal 27 Maret 2025 di Kamp Gaza yang terletak di Yordania. Bingkisan hadiah hari raya ini meliputi baju, celana panjang, sepatu, kaus kaki, dan pakaian dalam.


“Hadiah hari raya adalah wujud, dan komitmen Adara untuk terus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak Palestina, salah satunya mereka yang hidup di pengungsian. Melalui program ini, Adara ingin berbagi kebahagiaan untuk anak-anak ini di Hari Idul Fitri, agar mereka juga merasakan kebahagiaan yang sama dengan anak-anak lainnya ketika menyambut hari lebaran dengan memakai baju baru.”, ucap Nurul Fitriani, Ketua Divisi Penyaluran Adara Relief International.


“Kamp Gaza adalah salah satu kamp pengungsian terburuk yang berada di Yordania. Sebanyak 97,19% penduduknya tidak memiliki kewarganegaraan “Tidak memiliki identitas nasional Yordania”, sehingga para pengungsi hanya memiliki paspor sementara. Hanya 35% rumah di Kamp Gaza yang berbahan semen, 65% atap sebagian rumah terbuat dari semen dan asbes, di mana 99% rumah sudah tua dan rusak.
Mereka juga mengalami kesulitan karena rumah mereka tidak terhubung ke jaringan pembuangan limbah, sehingga mereka terpaksa menggunakan lubang resapan. Selain itu mereka juga menghadapi buruknya layanan infrastruktur, termasuk jalan-jalan berlubang yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan.


Melihat kondisi tersebut, Adara memilih kamp Gaza menjadi salah satu lokasi penyaluran program hadiah hari raya. Mengingat anak-anak di pengungsian sangat jarang bisa membeli baju baru, untuk merayakan lebaran bersama keluarga mereka, layaknya anak-anak pada umumnya di belahan dunia yang lain.
Sahabat Adara, hidup dan tinggal serta menjadi korban pembersihan etnis tentu bukanlah hal yang diinginkan oleh penduduk Palestina, terkhusus para pengungsi yang hidup terlunta-lunta di negara lain. Penderitaan mereka tidak hanya sampai di situ, mereka juga tidak bisa mendapatkan kewarganegaraan di negara baru yang menghalangi mereka dari mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.


Oleh sebab itu, saudara kita di Palestina maupun di pengungsian, sangat membutuhkan dukungan tanpa henti dari Sahabat Adara semua, untuk membantu mereka bertahan hidup di pengungsian. Mari terus jadi bagian dalam membersamai perjuangan mereka hingga Palestina merdeka.












