• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Lebih dari 110 Tawanan Palestina Terbunuh dalam Penjara Israel, di Tengah Dorongan Ben-Gvir untuk Legalkan Hukuman Mati

by Adara Relief International
Desember 9, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Lebih dari 110 Tawanan Palestina Terbunuh dalam Penjara Israel, di Tengah Dorongan Ben-Gvir untuk Legalkan Hukuman Mati
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Media Israel Walla merilis data baru yang mengguncang fokus politik Israel terkait usulan undang-undang hukuman mati bagi tawanan Palestina. Saat Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir terus mendorong RUU tersebut, Walla mengungkap bahwa Israel telah membunuh sedikitnya 110 tawanan Palestina melalui penyiksaan di pusat-pusat penahanan antara Januari 2023 hingga Juni 2025. Sebagian besar dari mereka meninggal di rumah sakit setelah dipindahkan dari penjara.

Angka ini digambarkan sebagai rekor tertinggi dalam beberapa dekade, melampaui jumlah kematian yang sebelumnya pernah tercatat. Temuan tersebut muncul setelah laporan dari Kantor Pembela Umum Israel yang menunjukkan penurunan tajam kondisi kesehatan para tawanan Palestina akibat kerasnya kondisi penjara.

Tidak ada data resmi pembanding sebelum Ben-Gvir menjabat, tetapi organisasi HAM yang memantau penjara Israel menyebut bahwa sebelumnya jumlah kematian berada pada angka puluhan. Kementerian Urusan Tawanan Palestina mencatat bahwa pada periode 1967–2007 terdapat 187 tawanan Palestina meninggal sehingga angka terkini jelas memperlihatkan lonjakan kematian pada beberapa tahun terakhir.

Pada saat yang sama, jumlah tawanan Palestina meningkat drastis. Sejak dimulainya agresi Israel di Gaza pada Oktober 2023, yang telah membunuh lebih dari 70.000 warga Palestina, jumlah warga Palestina yang dipenjara melonjak dari kurang dari 5.000 menjadi hampir 11.000 orang pada September 2025, menurut B’Tselem.

Laporan Physicians for Human Rights Israel (PHRI) mengungkap bahwa setidaknya 94 tawanan Palestina meninggal antara 7 Oktober 2023 dan 31 Agustus 2025–angka tersebut diyakini hanya sebagian dari total sebenarnya. PHRI menyimpulkan bahwa peningkatan ini menunjukkan adanya “taktik sengaja Israel untuk membunuh tawanan Palestina.”

Sejak Ben-Gvir mengambil alih sistem penjara pada 2023, laporan penyiksaan dan kekerasan melonjak tajam. Ben-Gvir, pemimpin partai ekstremis Jewish Power, bahkan mensponsori RUU yang melegalkan eksekusi tawanan Palestina, dan menghadiri sidang RUU tersebut sambil mengenakan pin berbentuk tali gantungan berwarna kuning yang melambangkan dukungannya pada hukuman mati.

Sementara itu, Komite PBB Menentang Penyiksaan melaporkan bahwa Israel memiliki “kebijakan negara secara de facto berupa penyiksaan yang terstruktur dan meluas”. Komite tersebut menyampaikan keprihatinan mendalam atas bukti pemukulan brutal, serangan dengan anjing, penyetruman, waterboarding, pemaksaan tubuh dalam posisi yang sangat menyakitkan selama berjam-jam (stress positions), kekerasan seksual, serta penolakan sistematis terhadap perawatan medis. Para tawanan juga dilaporkan ditelanjangi, kekurangan makanan dan air, menjalani operasi tanpa anestesi, hingga dipaksa bertingkah seperti hewan atau bahkan disiram urin.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Di tengah kondisi tersebut, Komite Keamanan Nasional Israel tetap mendorong pembacaan kedua dan ketiga RUU hukuman mati, yang oleh Ben-Gvir disebut sebagai “bayi” politiknya.

 Sumber:

Palinfo, Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Turut Serta dalam Seruan Global untuk Menghentikan Likuidasi dan Genosida Melalui The Jerusalem Covenant Conference

Next Post

Kondisi Tenaga Medis di Gaza ‘Paling Sulit dari Sebelumnya’ Meski Ada Gencatan Senjata, kata MSF

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Kondisi Tenaga Medis di Gaza ‘Paling Sulit dari Sebelumnya’ Meski Ada Gencatan Senjata, kata MSF

Kondisi Tenaga Medis di Gaza ‘Paling Sulit dari Sebelumnya’ Meski Ada Gencatan Senjata, kata MSF

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630