• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Greta Thunberg: “Ada Genosida yang Disiarkan Langsung di Depan Mata Dunia”

by Adara Relief International
Oktober 8, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Greta Thunberg: “Ada Genosida yang Disiarkan Langsung di Depan Mata Dunia”

Swedish activist Greta Thunberg, who departed Israel by plane on Tuesday after being detained aboard the Gaza-bound British-flagged yacht "Madleen" after Israeli forces boarded the charity vessel as it attempted to reach the Gaza Strip in defiance of an Israeli naval blockade, talks to journalists as she arrives at a terminal at the Paris-Charles de Gaulle Airport, in Roissy-en-France near Paris, France, June 10, 2025. REUTERS/Gonzalo Fuentes

22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg, berbicara untuk pertama kalinya pada Senin (6/10) setelah dibebaskan dari penjara Israel. Ia mengaku dipukuli dan dipaksa mencium bendera Israel selama penyanderaannya. Thunberg termasuk di antara 171 aktivis yang dideportasi setelah berpartisipasi dalam Global Sumud Flotilla, misi kemanusiaan menuju Gaza yang berupaya menembus blokade ilegal Israel.

Konvoi besar tersebut terdiri dari lebih dari 50 kapal dari 44 negara, membawa sekitar 500 aktivis internasional. Namun, di tengah perjalanan menuju Gaza, kapal-kapal itu diserbu pasukan angkatan laut Israel yang memutus komunikasi, menahan para aktivis, dan menculik ke Israel untuk kemudian dideportasi ke Yunani dan Slovakia. Menurut penyelenggara, sekitar 400 aktivis lainnya masih disandera.

Kementerian Luar Negeri Swedia mengonfirmasi bahwa Thunberg mengalami perlakuan buruk di penjara: kekurangan makanan dan air, ditempatkan di sel penuh kutu busuk, serta duduk berjam-jam di permukaan keras. Beberapa saksi, termasuk aktivis asal Turki Ersin Çelik, mengatakan bahwa Thunberg diseret, dipukul, dan dipaksa mencium bendera Israel. Sementara seorang jurnalis Italia, Lorenzo D’Agostino, menuturkan bahwa ia melihat Thunberg “dibungkus dengan bendera Israel dan dipertontonkan seperti trofi”.

Dalam konferensi pers di Bandara Internasional Eleftherios Venizelos, Athena, Thunberg menegaskan bahwa kisah utamanya bukan tentang dirinya.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

“Saya bisa berbicara panjang lebar tentang penyiksaan yang kami alami, tapi itu bukan inti cerita kami. Ada genosida yang sedang berlangsung di depan mata kita. Genosida yang disiarkan langsung. Tidak ada yang bisa mengatakan tidak tahu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Israel “terus memperburuk genosida dan kehancuran massal dengan niat menghapus seluruh bangsa”. Thunberg juga menyoroti penderitaan di wilayah lain seperti Kongo, Sudan, dan Afghanistan yang menjadi korban dari sistem global yang tidak adil.

“Saya tidak akan pernah bisa memahami bagaimana manusia bisa sebegitu kejam dengan sengaja membuat jutaan orang kelaparan di bawah pengepungan ilegal, melanjutkan dekade-dekade penindasan, dan (memberlakukan) politik apartheid,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menanggapi penangkapan Thunberg dengan menyebutnya sebagai “troublemaker” dan menuduhnya memiliki “masalah pengendalian amarah”. Thunberg membalas lewat Instagram dengan nada sarkastik:

“Kepada Trump, saya akan dengan senang hati menerima saran apa pun darimu soal cara mengatasi ‘masalah amarah’, karena berdasarkan rekam jejakmu, sepertinya kamu juga menderita hal yang sama.”

Sumber:
Qudsnen, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Dua Tahun Genosida Gaza: Penderitaan Tak Berakhir, Israel di Ujung Kelelahan

Next Post

The Times Bongkar Dokumen Rahasia Militer Israel

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
The Times Bongkar Dokumen Rahasia Militer Israel

The Times Bongkar Dokumen Rahasia Militer Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630