Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan serta Masyarakat Tawanan Palestina (PPS) bahwa Sayel Rajab Abu Nasr, seorang tawanan asal Gaza berusia 60 tahun, meninggal di dalam penjara Israel. Abu Nasr ditangkap pada November 2023 dan wafat pada 21 Januari 2025 dalam kondisi yang digambarkan sebagai tidak manusiawi dan penuh penyiksaan.
Kedua lembaga tersebut menyatakan bahwa Abu Nasr menjadi tawanan ke-75 yang meninggal di penjara Israel, menambah panjang daftar kejahatan sistematis terhadap para tawanan dari Gaza, mencakup penyiksaan, kelaparan, pengabaian medis, hingga kekerasan seksual. Dari jumlah tersebut, 46 di antaranya berasal dari Gaza.
Mereka menegaskan bahwa kondisi penahanan di penjara-penjara Israel telah mencapai tingkat paling brutal dalam sejarah. Saat ini, lebih dari 10.800 warga Palestina ditahan, termasuk perempuan, anak-anak, dan lebih dari 3.600 tahanan administratif. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 2.454 warga Gaza diklasifikasikan oleh Israel sebagai “petempur ilegal.”
Komisi dan PPS sepenuhnya menyalahkan pendudukan Israel atas kematian Abu Nasr, dan menyerukan investigasi internasional independen terhadap kematian para tawanan serta pemberlakuan sanksi terhadap Israel untuk mengakhiri budaya impunitas yang terus berlangsung.
Sumber:
Elderly Palestinian detainee from Gaza dies in Israeli custody








