• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

“Bukan untukmu!” Rasisme Sistemik Bagi Warga Palestina di Israel

by Adara Relief International
Juni 19, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
“Bukan untukmu!” Rasisme Sistemik Bagi Warga Palestina di Israel

Warga Palestina di Israel berunjuk rasa di luar Penjara Megiddo di Israel utara pada 22 Agustus 2021, untuk menuntut pembebasan tahanan dari komunitas mereka yang dipenjara setelah bentrokan dengan warga Yahudi Israel pada bulan Mei [File: AFP/Ahmad Gharabli]

26
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ketika sirene serangan udara meraung di langit Israel akibat serangan rudal Iran, ribuan warga bergegas mencari perlindungan ke bunker. Namun, bagi sebagian warga Palestina yang tinggal di dalam wilayah Israel, pintu-pintu perlindungan itu justru ditutup bagi mereka.

Di Jaffa, Nasir Ktelat (63), yang tinggal tepat di seberang sebuah bunker bawah tanah di Jalan Yehuda Hayamit, mengaku awalnya diizinkan masuk bersama sekitar 12 hingga 15 warga lainnya, baik Muslim maupun Kristen. Namun, keesokan harinya, mereka diberi tahu bahwa kode akses tempat perlindungan telah diganti karena mereka adalah orang Arab. “Kami tidak diinginkan di sana. Mereka jelas-jelas mengatakan itu,” ujar Ktelat.

Pengalaman serupa juga dialami Samar al-Rashed, seorang ibu tunggal asal Akka. Saat sirene berbunyi, ia menggandeng putrinya yang berusia lima tahun dan berlari menuju tempat perlindungan. Namun, seorang tetangga menutup pintu di depan wajah mereka setelah mendengar Samar berbicara dalam bahasa Arab. “Dia hanya berkata, ‘Bukan untukmu,’” kenangnya.

Kisah-kisah seperti ini bukan kejadian di satu tempat. Di Haifa, Mohammed Dabdoob yang bekerja di toko reparasi ponsel, mendapati pintu tempat perlindungan publik terkunci meskipun ia telah mencoba kode akses dan memohon dalam bahasa Ibrani. Rudal pun jatuh tak jauh dari tempatnya berdiri, membuat kaca-kaca pecah dan menyisakan trauma mendalam.

Tak hanya soal penolakan masuk tempat perlindungan. Warga Palestina di Israel—yang mencakup sekitar 20–21% populasi—juga menghadapi kekurangan infrastruktur perlindungan. Di kota Tamra, empat warga Palestina terbunuh setelah rumah mereka dihantam rudal Iran. Padahal, kota dengan lebih dari 35.000 penduduk itu tidak memiliki satu pun tempat perlindungan publik. Sebaliknya, komunitas Yahudi terdekat, Mitzpe Aviv, memiliki setidaknya 13 tempat perlindungan untuk 1.100 pemukim.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Menurut laporan Kantor Pengawas Negara Israel tahun 2022, lebih dari 70% rumah di komunitas Arab tidak memiliki ruang perlindungan yang sesuai standar. Banyak bangunan tua di wilayah Palestina juga tidak mendapatkan penguatan struktural atau pendanaan pertahanan sipil yang memadai.

Yara Srour, mahasiswi keperawatan berusia 22 tahun dari Lydd, menceritakan bagaimana ia dan keluarganya diusir saat mencoba mengungsi ke bagian kota yang memiliki tempat perlindungan. “Kami mengetuk pintu, memohon, tapi hanya diintip dari balik lubang pintu,” katanya. “Kami melihat langit menyala karena rudal, dan orang-orang hanya menonton kami dalam diam.”

Bagi banyak warga Palestina di Israel (Palestina yang dijajah), pengalaman ini mempertegas kenyataan bahwa meskipun mereka memiliki kewarganegaraan, mereka tetap diperlakukan sebagai orang asing. Bahkan dalam situasi darurat sekalipun, perlindungan tidak selalu tersedia bagi mereka.

Abed Abu Shahada, aktivis asal Yaffa, menyebut penolakan akses ke tempat perlindungan sebagai wujud rasisme sistemik. “Ini bukan hanya soal serangan, melainkan juga soal bagaimana warga Arab diposisikan dalam masyarakat—tidak dianggap setara, bahkan ketika nyawa dipertaruhkan,” tegasnya.

Samar kini pindah sementara ke rumah orang tuanya di Galilea, mempertimbangkan untuk mengungsi ke Yordania demi keselamatan putrinya. “Saya ingin bertahan di tanah ini,” katanya. “Tapi setiap hari, kami dihadapkan pada pilihan antara bertahan atau menyelamatkan diri.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memang menyatakan bahwa rudal Iran menyerang semua warga Israel tanpa membedakan Yahudi dan Arab. Namun, kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa akses terhadap perlindungan—dan rasa aman—tidak didistribusikan secara merata.

Sebagaimana kata Mohammed Dabdoob, “Negara menuntut loyalitas kami saat perang, tapi ketika kami butuh perlindungan, kami tak dianggap ada.”

Sumber:
https://www.middleeasteye.net/news/palestinians-jaffa-denied-access-bomb-shelter-israeli-neighbours
https://www.aljazeera.com/opinions/2023/11/21/palestinians-in-israel-also-face-a-nakba

ShareTweetSendShare
Previous Post

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran Total, WHO dan UNRWA Serukan Akses Darurat

Next Post

Global March to Gaza, Seruan Dunia untuk Keadilan dan Kemanusiaan di Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
16
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
20
Next Post
Global March to Gaza, Seruan Dunia untuk Keadilan dan Kemanusiaan di Palestina

Global March to Gaza, Seruan Dunia untuk Keadilan dan Kemanusiaan di Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630