Ribuan warga Jakarta turun ke jalan pada Ahad, 15 Juni, dalam aksi bertajuk “A Billion Curses for Zionist Israel”, yang dimulai dari Kedutaan Besar Amerika Serikat menuju Kedutaan Palestina. Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina dan kecaman atas serangan brutal Israel di Gaza.
Para peserta membawa bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan anti-Zionis dan anti-AS, menyusul serangan udara Israel di Rafah pada 26 Mei yang membunuh sedikitnya 45 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak. Tagar #AllEyesOnRafah pun telah dibagikan lebih dari 47 juta kali di media sosial, menunjukkan solidaritas global terhadap penderitaan di Gaza.
Sejak dimulainya agresi militer Israel pada Oktober 2023, jumlah korban yang terbunuh di Gaza telah mencapai 55.297 jiwa, dengan lebih dari 128.426 orang terluka, menurut data otoritas Palestina. Dewan Keamanan PBB berulang kali menyerukan gencatan senjata segera, sementara Mahkamah Internasional (ICJ) mendesak Israel untuk mencegah tindakan genosida dan segera mengatasi krisis kemanusiaan yang memburuk.
Namun, di tengah tekanan internasional, Israel terus melancarkan serangan, memperparah kelangkaan makanan, air bersih, dan pasokan medis di wilayah yang terkepung tersebut. Aksi damai di Jakarta menjadi pengingat bahwa suara rakyat dunia terus bergema untuk keadilan di Palestina.
Sumber:
https://www.#/20250615-pro-palestinian-protesters-march-in-jakarta-against-israeli-attacks-on-gaza/
https://www.tehrantimes.com/news/506899/Thousands-rally-in-Jakarta-to-protest-Gaza-bombardment







