Gaza sedang bersiap untuk tahap kedua pertukaran tawanan dalam kesepakatan awal gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang mulai berlaku pada 19 Januari, menghentikan perang genosida Israel di Gaza.
Sesuai kesepakatan, tahap kedua pertukaran tawanan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, hari ketujuh gencatan senjata. Hamas akan membebaskan empat sandera Israel dengan imbalan pembebasan tawanan Palestina.
Daftar Tawanan
Hamas telah mengumumkan empat sandera yang akan dibebaskan, sementara Israel akan mengumumkan tawanan Palestina yang akan ditukar. Nama sandera akan diberikan kepada Palang Merah pada Jumat, dengan pembebasan dijadwalkan Sabtu.
Hamas berencana membebaskan tiga perempuan tentara dan satu warga sipil Israel, sementara Israel akan menerima daftar lengkap sandera, baik yang hidup maupun yang meninggal, pada Sabtu.
Hingga saat ini, Israel telah membebaskan 90 tawanan Palestina, sementara Hamas telah membebaskan tiga sandera Israel. Pertukaran ini dilakukan berdasarkan kesepakatan yang dimulai 19 Januari dan berlangsung selama 42 hari.
Setelah pertukaran, pasukan Israel akan sepenuhnya mundur dari koridor Netzarim. Ini akan memungkinkan warga Palestina untuk bergerak bebas. Sementara itu, truk bantuan telah memasuki Gaza melalui beberapa perbatasan utama sejak gencatan senjata dimulai.
Pengungsi yang terlantar akan mulai kembali ke Gaza utara pada Ahad. Jalan Rashid dan Salah al-Din akan dibuka kembali, dengan pemeriksaan kendaraan di bawah pengawasan pejabat Mesir dan Qatar.
Perlintasan Rafah
Perlintasan Rafah akan dibuka pada 2 Februari untuk memungkinkan warga Palestina yang terluka mendapat pengobatan di Mesir. Israel membantah laporan bahwa Otoritas Palestina akan mengelola perlintasan tersebut, menegaskan bahwa Israel tetap mengawasi perlintasan ini.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








