- Sejak 7 Oktober 2023, pemukim Israel mendirikan 14 pos permukiman ilegal di selatan Hebron, Tepi Barat. Menurut Rateb Al-Jabour, kelompok ekstremis Hilltop Youth menyita ribuan dunam tanah Palestina dengan dukungan pemerintah Israel. Tanah tersebut terletak di “Area C” dan sebagian milik keluarga Abu Suwaileh, Al-Jabour, dan Taleb Al-Tal. Pasukan Israel juga mengusir petani Palestina dari lahan mereka seluas 250 dunam dengan dalih sebagai “milik negara.”
- Israel membunuh seorang laki-laki Palestina dan melukai beberapa lainnya dalam serangan di Tepi Barat. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan korban meninggal saat mencoba mencapai Rumah Sakit Rafidia, Nablus. Bulan Sabit Merah Palestina mengonfirmasi bahwa pasukan Israel menghalangi tim medis untuk menolong korban di dekat kamp Askar.
- Direktur Rumah Sakit Martir Kamal Adwan di Gaza utara, Husam Abu Safiya, menyatakan bahwa pasukan Israel terus menargetkan rumah sakit tersebut tanpa henti. Ambulans yang mengevakuasi korban diserang drone, hingga melukai empat orang, termasuk dua pengemudi. IOF juga merusak empat generator rumah sakit, mengancam pemadaman listrik dan kekurangan air serta oksigen, yang akan membahayakan nyawa pasien. Rumah sakit saat ini menampung lebih dari 50 korban luka, termasuk pasien di ICU.
- Genosida Israel di Gaza telah membunuh sedikitnya 44.835 warga Palestina dan melukai 106,962 orang sejak 7 Oktober 2023.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








