Setidaknya 18 orang meninggal dalam serangan udara Israel di Lebanon utara pada Senin (14/10), kata Palang Merah Lebanon.
Empat orang lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan sebuah apartemen perumahan di desa Aitou di kota Zgharta yang mayoritas penduduknya memeluk agama Kristen, kata organisasi kemanusiaan itu dalam sebuah pernyataan.
Kementerian Kesehatan Lebanon sebelumnya menyebutkan jumlah korban meninggal akibat serangan Israel mencapai sembilan orang. Sementara itu, Palang Merah mengatakan upaya sedang dilakukan untuk mencari korban selamat di bawah reruntuhan.
Serangan udara tersebut merupakan serangan udara pertama yang dilancarkan oleh pesawat tempur Israel di Lebanon utara sejak pecahnya bentrokan lintas perbatasan.
Israel telah melancarkan kampanye udara besar-besaran di seluruh Lebanon sejak 23 September, menewaskan sedikitnya 1.488 orang, melukai lebih dari 4.297 lainnya, dan membuat lebih dari 1,34 juta orang mengungsi.
Kampanye udara tersebut merupakan eskalasi dari perang lintas perbatasan selama setahun antara Israel dan Hizbullah sejak Israel memulai agresi di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 42.200 orang, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








