Adara Relief – Jakarta. Komunitas Quran Peduli Palestina (KQPP) tidak pernah berhenti untuk mensosialisasikan Bumi Palestina. Melalui acara Dauroh Jazary ke-2 yang diselenggarakan oleh Komunitas Qur’an Peduli Palestina bekerjasama dengan Al Utsmani dan Mapadi DKI Jakarta pada tanggal 4 – 6 oktober 2019, bertempat di Asrama Haji Jakarta.
.
Dauroh kali ini diikuti oleh peserta sebanyak hampir 100 orang yang terdiri dari para pimpinan Rumah Qur’an, dan penghafal quran dari Aceh,Riau,Padang Bengkulu, Sulawesi,lombok,kalimantan, dll.
.
KQPP mengajak para penghafal Alqur’an, para pecinta Alqur’an untuk ambil peduli terhadap Palestina.
.
Di hari pertama acara pembukaan dimulai dengan Tasmi’ surat Al mulk dibawakan oleh ananda Keysan (usia 9th) dari Home schooling Istana Qur’an Al utsmani.
Dilanjutkan dengan Taujih dari DR. Zaid Al ghoily (Badan Alqur’an dan Sunnah Internasional).beliau mengingatkan pentingnya guru dan lembaga quran memiliki sandaran yang kuat dalam tajwid alquran.
.
Hari ke dua , peserta dibagi menjadi 2 kelas. Kelas Mustawa 1 (untuk yang belum pernah mengikuti dauroh) dan kelas Mustawa 2 (untuk yang sudah pernah mengikuti dauroh), lalu dilanjutkan dengan Talaqqi Qur’an sesuai standart yang benar dan setoran Matan Jazari per kelompok.
.
Pada hari terakhir Ustadzah Nurjannah Hulwani selaku pembina KQPP sekaligus ketua Adara Relief Internasional berkesempatan memberikan taujih dan menceritakan pengalamannya saat berada di Gaza yang sangat mengaharukan dan membangkitkan semangat.
Acara ditutup dengan penggalangan donasi untuk Palestina. Donasi yang berhasil dikumpulkan dari hasil lelang pigura bergambar Palestina dan sunduk yang diedarkan mencapai angka Rp. 62.000.000
.
Seluruh peserta sangat antusias bahkan menginginkan agar program ini dilaksanakan lagi dalam waktu dekat.
Komunitas Quran Peduli Palestina (KQPP) akan menjadikan dauroh ini sebagai program tahunan, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan ilmu Alqur’an dan mencintai Palestina.
|
BalasTeruskan
|





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)


