Tentara Israel sudah menguasai lebih dari seperempat Jalur Gaza, kata surat kabar Haaretz pada Kamis (4/6). Analisis foto satelit dan sumber informasi lainnya mengatakan bahwa pasukan tentara Israel kini menguasai 26 persen wilayah Gaza.
“Militer telah memperluas pangkalan di daerah kantong Palestina, membangun infrastruktur dan mengaspal jalan, “ lapor harian tersebut.
Haaretz melaporkan bahwa seorang perwira senior militer Israel mengatakan bahwa tanah yang disita di Gaza adalah upaya untuk melanjutkan penjajahan.
“Aktivitas militer ini memberikan keuntungan yang tak terduga bagi para pendukung permukiman kembali Gaza dan menyiapkan panggung untuk menciptakan realitas baru: kontrol jangka panjang Israel atas Gaza”, tambahnya.
Menurut surat kabar tersebut, tentara Israel telah mendirikan zona penyangga di sepanjang perbatasan Israel dengan Gaza, Mereka menghancurkan hampir semua bangunan yang ada di sana dan mencegah warga Palestina mengakses daerah tersebut.
“Tentara juga merebut Koridor Philadelphia dan meratakan banyak bangunan di sana dengan tanah,” sebut Haaretz tentang zona demiliterisasi di sepanjang perbatasan antara Gaza dan Mesir.
“Tentara Israel merebut Jalur Nitzarim (di Gaza tengah) dan melarang warga Palestina tinggal di sana,” kata Haaretz , seraya mencatat bahwa daerah ini dulunya ramai dengan kehidupan sebelum tentara mengambil alih kendali.
Tentara Israel mendirikan empat pangkalan di sepanjang jalur tersebut, dengan pangkalan yang paling menonjol di Rumah Sakit Turki, tempat para tentara memuat dokumen-dokumen yang tak terhitung jumlahnya.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








