Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Gaza mengumumkan bahwa 43 warga Palestina terbunuh akibat serangan udara Israel, jenazah mereka tiba di rumah sakit yang tersisa di Jalur Gaza bersama 62 korban luka selama 24 jam terakhir.
Sementara itu, di kawasan Kota Gaza, warga Palestina menemukan sejumlah mayat di bawah gundukan pasir yang dibuat pasukan Israel di Beit Lahia, sebelah utara kota tersebut. Artileri Israel juga menembaki bagian utara dan timur kota Gaza.
Di Jalur Gaza tengah, pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah kerumunan pengungsi Palestina ketika mereka berusaha kembali ke rumah mereka di Jalur Gaza utara melalui jembatan Wadi Gaza. Seorang gadis berusia lima tahun dilaporkan terbunuh setelah kepalanya ditembak oleh tentara Israel. Pasukan Israel juga menghentikan ribuan pengungsi Palestina yang hendak kembali ke rumah mereka setelah memasuki kota Gaza melalui jalan al-Rashid.
Sementara itu, pasukan Israel terus mengebom Kamp Pengungsi al-Nuseirat dan Kamp Pengungsi al-Maghazi di Gaza tengah.
Di Jalur Gaza bagian selatan, pasukan Israel mengebom bagian timur Khan Younis, sementara tim medis Palestina menemukan puluhan mayat akibat pengeboman sebelumnya, lebih dari sepekan setelah penarikan Israel dari kota tersebut. Pertahanan sipil Palestina meminta Palang Merah Internasional untuk menyediakan kantong jenazah karena berkurangnya pasokan di Gaza.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








