Pada Kamis (4/1), Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan serta Masyarakat Tawanan Palestina mengungkapkan nama-nama 51 perempuan dari Gaza yang ditawan di Penjara Damoun Israel. Mereka menambahkan bahwa sebetulnya jumlah perempuan tawanan dari Gaza lebih tinggi dari data tersebut.
Komisi tersebut menjelaskan bahwa nama-nama ini adalah satu-satunya yang tersedia hingga akhir pekan lalu, termasuk lansia dan anak-anak. Penting untuk dicatat bahwa jumlah total tawanan di penjara Israel hingga akhir Desember adalah 8.800 orang, dan jumlah tawanan administratif adalah 3.291 orang.
Komisi tersebut juga menambahkan bahwa seluruh tawanan berada dalam kondisi tragis, terlebih lagi tanpa adanya informasi apa pun tentang kondisi penjara dan kesehatan mereka. Israel terus melakukan kejahatan penyiksaan terhadap mereka dan mencegah tim hukum yang terafiliasi dengan lembaga hak asasi manusia untuk mengunjungi dan mengetahui kondisi mereka. Mereka juga menolak Komite Internasional Palang Merah untuk mengunjungi mereka.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa satu-satunya klaim yang diumumkan oleh administrasi penjara Israel adalah keberadaan 661 tawanan Gaza yang diklasifikasikan sebagai kombatan yang melanggar hukum.
sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/140490
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








