Seorang anak bernama Mohammad Sami Abu al-Umrin, dari kamp pengungsi Jabalya di Jalur Gaza, meninggal pada Kamis pagi (23/2) karena luka yang dideritanya sejak dua tahun lalu, lapor koresponden WAFA. Sumber mengatakan Abu al-Umrin terluka parah akibat ditembak oleh tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan Gaza selama protes Great March of Return di pagar perbatasan timur Jabalya.
Pada Kamis, pesawat tempur Israel juga menyerang dua lokasi di Jalur Gaza yang diblokade. Serangan ini tidak menimbulkan korban luka, lapor koresponden WAFA. Sumber mengatakan bahwa satu rudal menghantam sebuah lokasi di sebelah barat Kota Gaza dan satu lagi menghantam sebuah lokasi di pintu masuk Kamp Pengungsi al-Bureij, di Jalur Gaza tengah. Kerusakan terjadi pada beberapa bangunan tetapi tidak ada korban luka, katanya. Serangan itu terjadi setelah rudal diduga ditembakkan dari dalam Jalur Gaza ke Israel selatan tetapi dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








