Anak yatim itu istimewa, pilihan Allah SWT, mereka bukan anak-anak kurang beruntung karena kehilangan ayah di usia dini. Menyantuni yatim adalah sebuah amal mulia yang balasannya bukan hanya janji bersanding dengan Rasulullah SAW di syurga, tapi juga mendapatkan pahala mendirikan qiyamullail dan berjuang untuk agama. Mendekap mereka dengan menyantuni adalah cara kita berdekat dengan Allah SWT dan RasulNya. Karena itu Adara Relief Internasional (Adara) mencanangkan Program Dekap Yatim
SIARAN PERS, JAKARTA – Anak yatim itu istimewa, pilihan Allah SWT, mereka bukan anak-anak kurang beruntung karena kehilangan ayah di usia dini. Menyantuni yatim adalah sebuah amal mulia yang balasannya bukan hanya janji bersanding dengan Rasulullah SAW di syurga, tapi juga mendapatkan pahala mendirikan qiyamullail dan berjuang untuk agama. Mendekap mereka dengan menyantuni adalah cara kita berdekat dengan Allah SWT dan RasulNya. Karena itu Adara Relief Internasional (Adara) mencanangkan Program Dekap Yatim. Dan sejak berdiri, tak kurang dari 2500 yatim baik di wilayah krisis kemanusiaan Palestina maupun Indonesia telah disantuni. Kehadiran para penyantun dan orang tua asuh telah mengisi rasa kehilangan dan meringankan beban akibat krisis kemanusiaan, perang dan agresi. Saat ini untuk periode 2023, dari data kebutuhan 1000 yatim di Palestina, terdapat 93 yatim yang masih menunggu orang tua asuh untuk mendekap mereka.
Lebih dari 26.000 anak Palestina yang tinggal di Gaza kehilangan ayah mereka dan menjadi yatim. Mereka kini kesulitan mengakses layanan pendidikan, kesehatan bahkan sekedar memenuhi kebutuhan dasar. Jalur Gaza, Palestina adalah sebuah wilayah yang hanya memiliki luas 367 km persegi, namun dihuni oleh 2 juta jiwa lebih. Tidak kurang dari setengah penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan. Banyak dari mereka tidak memiliki pekerjaan akibat blokade yang telah berlangsung 17 tahun sejak 2006 hingga sekarang. Dengan begitu, kondisi yatim di sana lebih berat dari wilayah lainnya.
Dalam salah satu kesempatan konsolidasi dengan komunitas-komunitas kepalestinaan 13 Januari 2023, Sri Vira Chandra, Direktur Umum menyampaikan, “Program Dekap Yatim tentunya bukan hanya dimotivasi oleh aspek religi namun program ini juga mendukung beberapa aspek dari Suistainable Development Goals (SDGs) seperti memenuhi kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan dan memberikan peluang untuk mengasah keterampilan anak-anak yatim ini dengan memberikan bantuan secara rutin.”
Keselamatan dan kesejahteraan anak-anak menjadi isu yang terus mendapatkan perhatian masyarakat dunia. Bahwa sudah menjadi kewajiban bersama untuk mewujudkan situasi dan kondisi yang aman, nyaman untuk anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun sayangnya, hingga kini tujuan tersebut masih belum sepenuhnya dapat tercapai karena banyak anak-anak terutama di wilayah krisis kemanusiaan terpaksa hidup dalam himpitan ekonomi dan dampak agresi. Hal tersebut tentunya berpengaruh pada kondisi mental, emosional dan tumbuh kembang mereka.
“Mengingat tingginya angka kebutuhan, Adara berharap dapat terus menambah jumlah yatim yang disantuni. Namun fokus awal tahun 2023 ini adalah pemenuhan kebutuhan terhadap orang tua asuh dari 93 yatim yang belum tersantuni dari total data kebutuhan 1000 yatim,” imbuh Ana Rahmawati, Group Head Program Adara Relief Internasional dalam kesempatan penguatan Program Dekap Yatim Palestina awal tahun 2023 lalu.
Semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam program ini, tentu akan semakin banyak anak-anak yatim yang terbantu agar bisa tumbuh dan berkembang layaknya anak-anak pada umumnya. Santunan para orang tua asuh kiranya dapat menjadi salah satu sebab mewujudkan indahnya impian mereka. Kehadiran para penyantun dan orang tua asuh adalah ayah dan keluarga baru bagi anak-anak yatim. Program Dekap Yatim Palestina tentunya menjadi sebab keberkahan tersendiri bagi para keluarga penyantun.
Orang yang paling bahagia bukan orang mendapatkan lebih banyak, tetapi mereka yang memberi lebih. Semangat berbagi dan rasakan indahnya berbagi.
***
Tentang Adara Relief International
Adara Relief International (Adara) adalah lembaga penyalur bantuan Palestina, khususnya untuk perempuan dan anak-anak Palestina yang merupakan pihak paling rentan terdampak penjajahan di wilayah tersebut. Adara didirikan pada 14 Februari 2008 atas inisiasi Alm. Ustazah Yoyoh Yusroh. Adara menghimpun dukungan Indonesia untuk Palestina melalui tiga kegiatan utama yang dilakukan sepanjang tahun, yaitu sosialisasi, edukasi, dan donasi yang digalang melalui 22 komunitas binaan yang tersebar di seluruh Indonesia, Gerakan Koin, media online dan acara-acara offline yang diselenggarakan.
***
Contact Person:
Yuliyanti
Aslam (Aslam)
Alliance Strategic – Adara
Relief Internasional
085714307935
(Office) / 085894489895
Adara Relief International
Mampang Business Park Blok A 11
Jl. Warung Buncit Raya No. 301
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta 12740
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)


