Perkumpulan Alumni Palestina Harvard Kennedy School (HKS) pada Selasa (10/1) menuntut pengunduran diri Dekan HKS Douglas Elmendorf dan pemulihan kembali Pembela Hak Asasi Manusia Kenneth Roth. “Keputusan Dean Douglas Elmendorf baru-baru ini yang membatalkan pengangkatan Kenneth Roth di Sekolah Harvard Kennedy sangat salah dan menunjukkan permusuhannya terhadap kebebasan akademik dan wacana hak asasi manusia yang jujur,” kata Alumni Palestina HKS dalam sebuah pernyataan.
“Dekan Elmendorf telah membatalkan tanggung jawabnya kepada komunitas HKS dan prinsip-prinsip yang mendasari pemikiran bebas dalam masyarakat bebas. Sebagai badan yang mewakili alumni HKS Palestina, kami menyerukan pengunduran dirinya.” Dikatakan bahwa keputusan Elmendorf untuk menarik kembali keputusan pengangkatan Roth adalah karena Roth mengkritik penganiayaan Israel terhadap warga Palestina.
“HKS sangat berharga bagi kita semua. Namun, pengalaman kolektif kami dengan diskriminasi anti-Palestina yang dilembagakan di HKS telah mencakup dukungan pemerintah untuk kekerasan dan apartheid yang disponsori negara Israel. Kami sangat kecewa mengetahui dukungan ini terus berlanjut, ”kata pernyataan itu.
“Berbagai standar yang diterapkan oleh Dekan Elmendorf patut diperhatikan. Saat membatalkan penunjukan Roth, Dekan telah memilih untuk menjadi tuan rumah pejabat Israel yang memikul tanggung jawab atas kejahatan perang yang dilakukan terhadap warga Palestina, termasuk kejahatan apartheid, kejahatan terhadap kemanusiaan. Human Rights Watch, Amnesty International dan organisasi hak asasi manusia Palestina dan Israel semuanya telah mengeluarkan laporan yang mendokumentasikan realitas apartheid Israel,” tambahnya.
Para alumni mengatakan Roth adalah pemimpin masyarakat sipil global terkemuka dan dihormati, yang telah mengabdikan karirnya untuk mengungkap pelanggaran hak asasi manusia di seluruh dunia. Eric Goldstein, Wakil Direktur Human Rights Watch divisi Timur Tengah dan Afrika Utara, mengatakan, “Jika Harvard merasa diberdayakan untuk memblokir Ken Roth, seseorang yang dikenal, atas kritiknya kepada Israel, bayangkan efek mengerikan yang mungkin diterima seluruh akademisi yang kurang dikenal ketika mengkritik represi Israel.”
Alumni Palestina meminta Sekolah Harvard Kennedy untuk menunjuk Dekan baru “yang benar-benar berkomitmen pada kebebasan akademik,” dan untuk pemulihan keberadaan Kenneth Roth di Pusat Hak Asasi Manusia Carr. “Kami berharap HKS dapat menjadi institusi yang lebih ramah bagi warga Palestina dan mereka yang mendukung kami dalam perjuangan kami untuk kebebasan dari pendudukan dan penjajahan. Kami menantikan hari ketika membela hak dan kebebasan menjadi alasan untuk pengakuan dan pujian, bukan malah menjatuhkan sanksi,” pungkas pernyataan itu.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini







![Perkenalkan Palestina, Turki Pamerkan Miniatur Masjid Al-Aqsa Lewat Bus [Berita Gambar]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2023/01/Perkenalkan-Palestina-Turki-Pamerkan-Miniatur-Masjid-Al-Aqsa-Lewat-Bus-75x75.jpg)
