Pasukan pendudukan Israel pada Jumat (6/1) menembak kepala seorang anak Palestina selama penggerebekan di Kamp Pengungsi Aqbat Jabr di Jericho, sebelah timur Tepi Barat. Kementerian Kesehatan mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa anak itu mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Jericho dengan luka serius di kepala akibat tertembus peluru Israel.
Saksi mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel juga menangkap ayah anak tersebut selama penggerebekan. Ini terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan menyerang protes damai mingguan anti-permukiman di Kafr Qaddoum, Kota Qalqilia, Tepi Barat.
Morad Shtewi, seorang aktivis lokal anti-pendudukan, mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel menyerang para pengunjuk rasa dengan peluru berlapis karet dan tabung gas air mata. Serangan melukai dua orang dan menyebabkan banyak kasus lemas di antara warga sipil, termasuk anak-anak. Pasukan pendudukan Israel juga menindak demonstran anti-permukiman dan perampasan tanah di Kota Beit Dejan, sebelah timur Nablus. Ahmad Jibril, kepala Departemen Darurat dan Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina, mengatakan bahwa setidaknya sepuluh warga Palestina menderita sesak napas karena menghirup gas air mata, dan semuanya menerima perawatan lapangan.
Sehari setelah pasukan Israel menyerang para pengunjuk rasa, pemukim ilegal Israel membajak tanah milik negara Palestina seluas 100 dunum di dekat desa Al-Jiftlik, di sebelah utara Jericho. Ahmad Ghawanmeh, walikota desa tersebut, mengatakan bahwa sekelompok pemukim mulai membajak tanah untuk persiapan penanaman dan penyitaan selanjutnya, meskipun tanah tersebut adalah milik negara. Ada lebih dari 600.000 pemukim Israel yang secara ilegal menduduki bagian Tepi Barat, melanggar hukum internasional dan menetapkan norma yang melarang relokasi penduduk sipil ke tanah yang dijajah.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








