Seorang anak Palestina terluka setelah diserang oleh pemukim Israel pada Minggu malam (20/11) di dekat permukiman Israel Kiryat Arba yang dibangun secara ilegal di tanah warga Palestina di sebelah timur Hebron, selatan Tepi Barat. Sumber keamanan mengatakan kepada WAFA bahwa pemukim memukuli Yazan al-Rajbi, menyebabkan berbagai luka dan memar di wajahnya yang mengharuskannya mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Sementara itu, di Bethlehem, pasukan pendudukan Israel menyerang dua remaja perempuan Palestina saat mereka berada di dekat permukiman ilegal Abi HaNahal di Desa Kisan, timur Bethlehem. Aktivis lokal, Ahmad Ghazal, mengatakan kepada wartawan bahwa tentara militer Israel memukuli mereka dengan dalih bahwa gadis-gadis itu hadir di tanah yang berada di bawah “kedaulatan” Israel.
Gadis-gadis itu diidentifikasi sebagai dua saudari, yaitu Raghad dan Dina Abiyyat, yang masing-masing berusia 13 dan 14 tahun.
Pasukan Israel dan para pemukim baru-baru ini meningkatkan serangan mereka terhadap penduduk Palestina, termasuk anak-anak, yang tinggal dekat dengan permukiman ilegal di Hebron atau Tepi Barat lainnya. Kekerasan terhadap warga Palestina dan properti mereka rutin terjadi di Tepi Barat dan jarang dituntut oleh otoritas Israel.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








