Perempuan pejuang Palestina, Fatima Barnawi, meninggal pada Kamis (4/11) di Mesir, pada usia 83 tahun. Fatima Barnawi lahir di kota Al-Quds (Yerusalem) pada tahun 1939. Berasal dari keluarga Nigeria, ayahnya berimigrasi ke Palestina dan menetap di Al-Quds. Media Palestina melaporkan bahwa Barnawi, istri dari mendiang tawanan pejuang kemerdekaan Palestina Fawzi Al-Nimr, meninggal di Rumah Sakit Palestina di Kairo. Media melaporkan bahwa kesehatan Barnawi telah memburuk dalam beberapa hari terakhir.
Fatima Barnawi adalah anggota dewan penasihat Fatah dan sering menghadiri pertemuan rutin dengan organisasinya. Dia pernah memenangkan pemilihan untuk Otoritas Pensiunan Militer dan memenangkan suara tertinggi serta bertanggung jawab atas aktivitas perempuan di dalamnya. Ia merupakan salah satu perempuan Palestina pertama yang terlibat dalam aksi gerilya bersenjata sejak dimulainya revolusi Palestina kontemporer.
Fatima Barnawi adalah perempuan Palestina pertama yang ditangkap oleh pasukan pendudukan Israel. Karenanya, ia secara resmi terdaftar dalam catatan gerakan perempuan tawanan dalam sejarah revolusi Palestina kontemporer. Dia juga telah menghabiskan sepuluh tahun di penjara pendudukan sebelum akhirnya dibebaskan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








