Lebih dari 4.500 tawanan Palestina telah mengalami kondisi penahanan yang keras di dalam penjara Israel. Sebanyak 600 tawanan yang sakit tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan yang layak. Sebuah sumber mengatakan bahwa dari 600 orang tawanan yang sakit, sebanyak 200 orang menderita penyakit kronis dan tidak menjalani perawatan medis yang seharusnya.
Statistik terbaru dari Klub Tawanan Palestina (PPC) menyatakan bahwa enam tawanan di dalam penjara Israel menderita kanker sejak Juni 2021. Jumlah total tawanan yang menderita kanker menjadi 23 sejak penambahan tersebut.
Sementara itu, Safa melaporkan bahwa tawanan perang Israel yang ditawan oleh orang-orang Palestina memiliki kondisi penahanan yang layak dan menerima perawatan kesehatan terbaik. Ini mengutip rekaman video mengenai seorang tawanan Israel yang tiba-tiba mengalami penurunan kesehatan.
Mantan tawanan Palestina Raafat Hamdouneh mengatakan bahwa pendudukan Israel “mengeksploitasi penderitaan dan rasa sakit para tawanan di dalam ruang interogasi untuk mendapatkan pengakuan palsu.”
Ketika seorang tawanan mengeluh karena rasa sakit, Israel menginterogasinya untuk mendapatkan pengakuan baru. Hamdouneh mengutip beberapa kasus, termasuk anak-anak yang menderita luka akibat tembakan, namun Israel tetap memborgol dan merantai mereka ke tempat tidur. Ia juga menyoroti kasus mantan tawanan perempuan yang melahirkan dalam keadaan tangannya terborgol dan terikat di tempat tidurnya.
Mantan tawanan yang aktif dalam mendukung masalah tawanan tersebut mengatakan bahwa sebanyak 228 orang Palestina telah meninggal di dalam penjara Israel sejak tahun 1967. Jumlah tersebut termasuk 72 orang yang meninggal akibat kurangnya perawatan kesehatan yang layak.
Sumber:
https://www.#/20220630-israel-exploits-palestinian-prisoners-deteriorating-health/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








