Sebuah siaran Israel, Kan 11, pada hari Selasa (14/6) melaporkan sebuah pernyataan rasis yang disampaikan oleh Matan Kahana, Wakil Menteri Agama di pemerintahan Zionis Israel. Dalam sambutannya kepada siswa SMA di permukiman Efrat, Kahana menyatakan harapan agar dapat “menekan tombol untuk melenyapkan semua orang Arab dan mengangkut mereka dengan kereta api berkecepatan tinggi ke Swiss”.
Lebih lanjut, ia berpendapat bahwa tidak ada harapan dalam waktu dekat untuk perdamaian dengan Palestina. Baginya, pembicaraan tentang solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina di tanah yang Israel jajah pada tahun 1967 merupakan sebuah omong kosong.
Kahana juga membantah terjadinya Nakba maupun deportasi Palestina oleh kelompok Zionis yang pasukan Hagana pimpin pada 1948. Dia mengatakan, “Orang-orang Arab mengulangi dan menceritakan sebuah kisah yang berbeda dari kebenaran. Kami tahu itu tidak benar dan itu omong kosong. Mereka mengatakan bahwa merekalah yang selalu tinggal di sini dan kami datang dan mengusir mereka.”
Pernyataan-pernyataan tersebut mengkonfirmasi realitas pandangan rasis Kahanah yang merupakan tokoh gerakan Zionis ekstrimis. Saat menjadi Menteri Pendidikan, ia juga menyetujui kurikulum pendidikan untuk sekolah-sekolah agama Yahudi yang mengejek orang-orang Arab dan menyangkal semua hak mereka atas tanah Palestina.
Sumber: https://www.alaraby.co.uk/politics/مسؤول–إسرائيلي–يتمنى–لو–كان–ممكناً-ترحيل–العرب-“بكسبة–زر”
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








