Pada Rabu (25/5), otoritas Zionis Israel memperbarui penolakan mereka atas operasi hidung untuk tahanan Al-Quds, Israa Jaabis, yang bertentangan dengan rekomendasi medis. Jaabis telah mengajukan permintaan ke departemen penjara untuk melakukan operasi hidung, untuk membantunya bernapas. Pada saat itu, Exceptions Committee penjara menolak permintaan Jaabis karena dianggapnya operasi itu hanya kebutuhan kecantikan dan tidak perlu, dan tidak termasuk dalam daftar kesehatan. Ketika tawanan yang terluka tersebut mengajukan petisi ke pengadilan pendudukan tertinggi, ia ditolak untuk melakukan operasi.
Jaabis (37 tahun) telah menderita akibat kebijakan pendudukan yang sengaja mengabaikan kondisi kesehatannya yang sulit sejak penangkapannya pada tahun 2015 hingga hari ini. Dia sangat membutuhkan beberapa operasi, tetapi administrasi penjara dengan sengaja dan sistematis menunda memberikan perawatan yang diperlukan.
Jaabis, dari kota Jabal al-Mukabber, selatan Al-Quds, ditangkap pada Oktober 2015 ketika mengendarai mobilnya di jalan yang berdekatan dengan kota al-Za’im, sebelah timur kota Al-Quds. Pengadilan Israel menuduhnya mencoba melakukan operasi perlawanan dengan mobil, lalu menghukumnya 11 tahun penjara. Jaabis menderita luka bakar parah di sekujur tubuhnya, setelah kebakaran yang terjadi di dalam mobi. Dia masih menderita akibat luka bakar itu, salah satunya dia tidak bisa bernapas kecuali melalui mulutnya. Jari-jarinya terbakar api, luka bakar parah dan bisul yang masih dideritanya di dua pertiga tubuhnya.
Sumber:
https://alqastal.info/?p=20527
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







