Khatib Masjid Al-Aqsa, Sheikh Ikrima Sabri, mengatakan bahwa pendudukan mengubah Kota Al-Quds (Yerusalem) menjadi barak militer dengan tujuan membatasi akses umat Islam terhada Masjid Al-Aqsa yang diberkati. Dalam pidatonya di mimbar Al-Quds pada Selasa (26/4), Syekh Sabri menunjukkan bahwa serangan Zionis terjadi hanya dengan penjagaan tentara pendudukan, orang Yahudi tidak berani memasuki atau menyerbu Al-Aqsa tanpa seorang penjaga untuk menunjukkan bahwa dia adalah seorang agresor, namun hal ini sebetulnya juga menunjukkan bahwa sebenarnya al-Aqsa bukanlah milik mereka.
Sheikh Sabri mengumumkan bahwa jumlah tawanan pemuda Palestina selama beberapa hari terakhir telah melebihi 600, dan jumlah yang terluka lebih dari 500, semua luka di kepala dan mata. Sheikh Sabri menekankan bahwa al-Quds bukan untuk rakyat Palestina saja, seperti halnya Mekah dan Madinah, namun tanggung jawab bersama orang-orang Arab dan muslim di dunia. Sheikh Sabri meminta orang-orang Arab untuk bekerja dengan bergerak di politik, diplomatik, dan menekan pendudukan dengan cara apa pun untuk membatalkan agresi dan pelanggarannya. Sheikh Sabri menunjukkan bahwa orang-orang Al-Quds melakukan bagian mereka atas nama seluruh umat, tetapi ini tidak membebaskan umat Islam dari tanggung jawab.
Sumber:
https://paltoday.ps/ar/post/442344/خطيب–المسجد–الأقصى–القدس–مسؤولية–الأمة–وساعة–الصفر–قريبة
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








