Selasa (14/9), pasukan Zionis menahan sedikitnya 23 warga Palestina, termasuk ayah dari seorang anak yang terkena kanker, dari berbagai bagian wilayah pendudukan.
Sumber lokal mengatakan bahwa pasukan Zionis menangkap sembilan warga Palestina dari Distrik Hebron, Tepi Barat selatan. Salah satu dari sembilan tawanan diidentifikasi sebagai ayah empat anak, Hijazi Qawasmeh (37), yang putra sulungnya, Ahmad (11), menderita kanker. Sebuah gambar menjadi viral di media sosial yang menunjukkan Hijazi mengucapkan selamat tinggal kepada putranya ketika tentara Zionis yang bersenjata lengkap menyerbu rumahnya pada tengah malam dan membawanya pergi ke penjara.
Baca juga: Seorang Ibu dan Kedua Putranya Ditawan Zionis
Para tentara juga mendobrak dan menggeledah toko Hijazi di kota al-Eizariya, sebelah timur Al-Quds.
Enam dari sembilan tawanan, termasuk seorang ayah dan anaknya, diidentifikasi sebagai penduduk kota Dura dan Deir Samet serta Kureisa, Beit al-Rush al-Fauqa dan Deir al-Asal al-Fauqa. Dua orang lainnya, termasuk seorang mantan tawanan berusia 36 tahun di kota Sair, timur laut Hebron.
Di Distrik Betlehem, sumber mengonfirmasi serangan militer Zionis Israel di desa Harmala, timur kota Betlehem, yang mengakibatkan penawanan satu orang.
Di Al-Quds, polisi Zionis secara brutal menyerang dan menangkap dua orang dari sekitar Bab Al-Hutta, yang mengarah ke kompleks Masjid Al-Aqsa.
Di Distrik Ramallah dan Al-Bireh, kendaraan militer Israel menyerbu kota Al-Bireh, menangkap tiga orang setelah menggeledah pakaian dan rumah mereka. Para tentara Zionis mencuri sejumlah besar uang dari rumah salah satu tawanan.
Baca juga: Pemukim Israel Menyerang Rumah Keluarga Palestina di Hebron pada Tengah Malam
Dalam serangan serupa di desa Kafr Ein, barat laut Ramallah, tentara menawan satu orang.
Di Distrik Ramallah, tentara menggerebek Desa Nilin, sebelah barat kota Ramallah, menahan dua anak muda berusia 14 dan 16 tahun.
Di Distrik Salfit, pasukan militer menyerbu kota Kifl Haris, utara kota Salfit, menangkap tiga orang sebelum melepaskan mereka beberapa jam kemudian. Salah satu tawanan diidentifikasi sebagai pengacara, yang dipukuli dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, seorang warga Palestina lainnya ditahan saat berada di dalam wilayah Zionis Israel. Ia diidentifikasi sebagai penduduk kota Al-Jalamaa, utara Jenin. Ini terjadi ketika pasukan Zionis melakukan kampanye pencarian skala besar, membobol rumah-rumah, dan menginterogasi penduduk kota Yabad dan desa al-Jalama, barat dan utara kota, sebagai bagian dari perburuan besar-besaran yang sedang berlangsung untuk menangkap dua pelarian penjara.
Di distrik yang sama, tentara Zionis menawan seorang warga Palestina dari sekitar pos pemeriksaan Salem, sebelah barat kota.
Sumber: Wafa
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








