Rakyat Palestina yang menjadi mengungsi di Lebanon, khususnya yang berada di Kamp Ain Al-Hilwah, sedang mengalami krisis air parah. Dengan jumlah pengungsi mencapai 75.000 jiwa, sangat sulit untuk mendapatkan ketersediaan air yang memadai.
Baca juga: Provinsi Hebron Menderita Kekurangan Air Menyusul Gangguan Pasokan dari Perusahaan Israel
Penyebab utama krisis air ini adalah terputusnya aliran listrik secara permanen ke rumah-rumah mereka yang berada di wilayah Ain Al-Hilwah. Kurangnya bahan bakar diesel juga menjadi penyebab keterbatasan ini, sehingga mereka terpaksa meminta air ke wilayah tetangga.
Ada sebelas sumur yang berada di kamp ini. Sebelumnya, 7 sumur dapat beroperasi sempurna, 3 lainnya berada di bawah pengawasan URNWA, yaitu sumur di wilayah Al-Safsaf, sumur Saad Sayel, dan sumur Deir Al-Qasi. Masing-masing sumur membutuhkan 2.500 liter solar per bulan, dan tujuh sumur lainnya masing-masing membutuhkan 1.250 liter per bulan.
Baca juga: Zionis Menguasai Sumber Air Palestina
Dengan akumulasi tersebut, Kamp Ain Al-Hilwah membutuhkan 22.000 liter solar per bulan, sedangkan UNRWA hanya menanggung 10.000 liter untuk memenuhi kebutuhan, dan semuanya kini terhenti karena kekurangan bahan bakar untuk mengoperasikan pompa.
Abu Muhammad Khattab, salah seorang pengungsi di Kamp Ain AL-Hilwah, mengatakan bahwa anak-anaknya sudah tidak mandi selama 3 hari, dan ia terpaksa mengambil air galon di wilayah tetangga untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti minum. Adapun untuk mencuci tangan, ia terpaksa melakukannya di Masjid. Hal ini dikhawatirkan akan membuat pengungsi Palestina fokus mencari air, dan teralihkan dari mencari kebutuhan dasar lainnya.
Krisis air yang dialami ini dianggap merupakan penghinaan bagi mereka, karena terjadi akibat ketiadaan bahan bakar.
Sumber: Palinfo
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








