Abdo Al-Khatib (43) adalah penduduk kamp pengungsi Shuafat di Al-Quds Timur yang tewas setelah disiksa di Pusat Interogasi Al-Maskobiya di Al-Quds. Khatib ditangkap karena pelanggaran lalu lintas. Khatib meninggalkan empat orang anak dan seorang istri yang sedang mengandung anak kelima mereka.
Baca juga: Pemukim Zionis Menyerang dan Mencederai Sepasang Ayah dan Anak Palestina
Amani Farahneh, pejabat media di Klub Tahanan Palestina, mengatakan bahwa berdasarkan kesaksian, Khatib menjadi sasaran sengatan listrik dan pemukulan, yang menyebabkan dia mengalami serangan jantung. Padahal, pihak keluarga mengatakan Khatib tidak menderita masalah kesehatan apa pun sebelum ditahan. Otopsi telah diminta untuk menyelidiki penyebab kematian Khatib.
Menurut Perhimpunan Tahanan Palestina, sekitar 95 persen tawanan Palestina mengalami perlakuan buruk atau penyiksaan selama penahanan dan interogasi. Sejak Zionis memulai pendudukan militernya pada 1967, mereka telah memenjarakan hampir 800.000 warga Palestina. Sekitar 4.500 ditahan saat ini dan lebih dari 350 di antaranya ditahan di bawah penahanan administratif tanpa tuduhan atau pengadilan.
Dari berbagai sumber
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Bagi Sahabat Adara yang ingin menyalurkan donasi untuk bantuan untuk anak dan perempuan Palestina, dapat melalui rekening bantuan untuk Palestina a.n Yayasan Adara Relief International:
- Bank Muamalat: 309-000-2717
- Bank Mandiri: 070-000-5658799
- OVO / Gopay: 087780464183
Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui WhatsApp ke nomor 085692956689.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








