Pemukim Israel telah mengadakan konferensi di dekat perbatasan Gaza dan tentara Israel mengizinkan mereka mendirikan tenda untuk festival Yahudi Sukkot.
Haaretz melaporkan bahwa konferensi “Persiapan permukiman kembali Gaza” yang diselenggarakan oleh Gerakan Pemukiman Nachala, yang membangun pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki, mendirikan 50 tenda sukkah dan mulai tidur di dalamnya pada Ahad malam.
Tenda-tenda juga telah didirikan di area militer tertutup dekat Kibbutz Be’eri.
Nachala mengatakan pekan lalu bahwa konferensi tersebut “direncanakan tidak hanya sebagai konferensi teoritis, tetapi sebagai latihan praktis dan persiapan praktis untuk permukiman kembali di Gaza.”
“Kembalinya permukiman di Gaza bukan lagi sebuah ide, tetapi sebuah langkah yang saat ini berada pada tahap lanjutan dengan dukungan pemerintah dan publik,” tambahnya.
Sebelumnya pada Rabu (16/10),sepuluh dari 32 anggota parlemen dari partai Likud yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, termasuk seorang menteri kabinet bahwa mereka akan berpartisipasi dalam konferensi tersebut yang dijadwalkan berlangsung di wilayah perbatasan Gaza, dekat Sderot.
Gerakan Permukiman Nachala merupakan organisasi yang mendorong permukiman Yahudi di Tepi Barat, dengan mendirikan pos-pos permukiman ilegal. Nachala juga mengadakan konferensi lain pada Januari, yang juga mendorong didirikannya kembali permukiman Israel di Gaza– termasuk meminta “emigrasi sukarela” warga Palestina dari Jalur Gaza. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari dua lusin menteri dan anggota parlemen.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








