• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

50 Persen Pasien Gagal Ginjal di Gaza Meninggal Akibat Blokade

by Adara Relief International
Februari 2, 2026
in Berita Kemanusiaan, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
50 Persen Pasien Gagal Ginjal di Gaza Meninggal Akibat Blokade
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada Ahad (01/02), Israel mengizinkan pembukaan kembali secara terbatas penyeberangan darat Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir. Penutupan selama satu setengah tahun terakhir telah menyebabkan bencana kemanusiaan bagi penduduk Gaza. Sebab, pasokan medis penting telah terblokir selama dan setelah genosida. Akibat pengepungan Israel, 50% pasien gagal ginjal di Jalur Gaza meninggal dunia, dan sisanya berjuang untuk bertahan hidup di tengah kurangnya perawatan paling mendasar.

Baca Juga

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Dr. Ghazi Al-Yazji, kepala departemen nefrologi di Kompleks Medis Al-Shifa, mengatakan bahwa penutupan perbatasan yang terus berlanjut berdampak “mematikan” bagi pasien. Dia menjelaskan bahwa ada pasien yang menderita penyakit autoimun yang membutuhkan biopsi ginjal diagnostik yang tidak tersedia di Gaza. Akibatnya, kondisi mereka memburuk dan berkembang menjadi gagal ginjal total.

Al-Yazji mengatakan bahwa departemen dialisis di Al-Shifa saat ini melayani sekitar 210 pasien yang menderita gagal ginjal kronis stadium lima, dalam kondisi yang sangat sulit. Dia menambahkan: “Departemen ini menghadapi kekurangan mesin dan perlengkapan medis yang parah. Terkadang ini memaksa kami untuk melakukan transfusi darah untuk mengimbangi kekurangan obat-obatan. Ini merupakan suatu intervensi yang memiliki komplikasi serius. Ini dapat menghambat atau mencegah operasi transplantasi di masa mendatang bagi pasien yang menunggu untuk melakukan perjalanan.”

Pasien Gagal Ginjal Meninggal Saat Menunggu Perbatasan Dibuka

Dalam pernyataan yang mengejutkan, Dr. Mohammed Abu Salmiya, Direktur Kompleks Medis Al-Shifa, mengatakan bahwa sekitar 50% pasien dialisis di Jalur Gaza telah meninggal. Mereka meninggal ketika menunggu pembukaan perbatasan atau menantikan obat-obatan mereka selama dua tahun genosida dan pengepungan Israel di Gaza.

Sebanyak 70% dari barang-barang farmasi dan medis untuk pengobatan para pasien tidak tersedia di Gaza. Abu Salmiya menjelaskan bahwa Al-Shifa saat ini hanya memiliki 34 mesin dialisis yang melayani sekitar 750 pasien gagal ginjal. Hal ini telah menempatkan pusat medis tersebut di bawah tekanan yang sangat besar melebihi kapasitasnya. Ini terjadi terutama setelah Israel menghancurkan rumah sakit besar lainnya di Gaza, seperti Rumah Sakit Indonesia di bagian utara Jalur Gaza.

Abu Salmiya memperingatkan bahwa pembatasan di Penyeberangan Rafah atau penutupan kembali akan memperburuk bencana. Ia menyerukan intervensi mendesak untuk memfasilitasi perjalanan kasus-kasus yang membutuhkan transplantasi ginjal atau perawatan khusus.

Kementerian Kesehatan Gaza sebelumnya telah mengumumkan kematian lebih dari 1.000 pasien dan orang terluka akibat pencegahan perjalanan. Sementara itu, sekitar 20.000 lainnya masih menunggu evakuasi guna mendapatkan perawatan yang dapat menyelamatkan jiwa.

Sumber: The New Arab

ShareTweetSendShare
Previous Post

Gaza Alami Penurunan Tajam Angka Kelahiran Akibat Genosida

Next Post

Israel Membuka Kembali Penyeberangan Rafah Secara Terbatas

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
19

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
17
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
19
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
13
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
28
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
32
Next Post
Israel Membuka Kembali Penyeberangan Rafah Secara Terbatas

Israel Membuka Kembali Penyeberangan Rafah Secara Terbatas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630