• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

“50 anak Mati untuk Setiap Rudal,” Penulis Israel Mengomentari Serangan ke Gaza

by Adara Relief International
Mei 15, 2023
in Anak, Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
“50 anak Mati untuk Setiap Rudal,” Penulis Israel Mengomentari Serangan ke Gaza
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sementara pendudukan Israel membual tentang menargetkan pemimpin militer perlawanan Palestina, foto dan laporan lapangan di Jalur Gaza justru mengungkapkan bahwa pembunuhan itu juga menyebabkan kematian puluhan warga sipil Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.

Yossi Klein, seorang penulis untuk surat kabar Haaretz Israel, menulis, “Tidak ada yang membunuh anak-anak untuk menyatukan hati dan pikiran. Selama 18 minggu terakhir, orang Israel telah berperang satu sama lain, namun tidak dapat menemukan apa pun untuk mendekatkan kita. Lalu datanglah pembunuhan anak-anak di Jalur Gaza untuk membuktikan bahwa kita bersaudara.”

Klein menambahkan dalam sebuah artikel yang diterjemahkan oleh Arabi21: “Yair Lapid meletakkan lengan penghiburan di bahu Benjamin Netanyahu, sementara Benny Gantz menyandarkan kepalanya ke May Golan, dan mengejutkan bahwa seluruh Knesset tidak berdiri dan spontan keluar untuk menyanyikan ‘Hatikva (lagu kebangsaan Israel-red)’. Harus diakui, membunuh anak-anak adalah kejahatan yang paling keji. Tidak ada kejahatan yang lebih hina dari itu. Mereka bilang itu sebagai pencegahan (perlawanan-red) yang efektif, dan untuk mengalirkan darah segar ke arteri kita.”

Klein mencatat: “Jika ada yang ragu bahwa angkatan udara itu kuat dan mengancam, pembunuhan anak-anak itu membuktikan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan sanjungan apa pun kepada mereka (angkatan udara Israel).”

Penulis itu menyampaikan: “Membunuh anak-anak dirancang untuk menimbulkan rasa sakit, bukan untuk menghentikan terorisme; Ketika Itamar Ben-Gvir berbicara tentang ‘sebuah pukulan yang menyakitkan,’ saya membayangkan bahwa dia mengacu tepat pada hal itu. Faktanya, dia harus mengubah slogan pemilihannya – bukan “50 teroris mati untuk setiap rudal,” melainkan “50 anak mati untuk setiap rudal”. 

Klein menekankan: “Foto-foto Ali Izzeldeen yang berusia delapan tahun dan saudara perempuannya yang berusia 12 tahun, Mayar, tidak mungkin untuk dilupakan. Mereka terlihat terlalu mirip dengan anak-anak kita sendiri. Fakta bahwa Israel telah membunuh anak-anak seharusnya tidak memberi kita kesempatan untuk istirahat. Pikiran-pikiran ini akan selalu terus menghantui kita.

“Anak-anak dari Gaza ini adalah gambar yang akan menghantui sepanjang hidup dan muncul dalam mimpi buruk. Saya yakin bahwa hati nurani mereka bertentangan dengan tugas profesional mereka (sebagai pilot angkatan udara Israel-red).”

Pengakuan penulis Israel ini mungkin menemukan jalan untuk dipublikasikan pada waktunya.  Ia menganggap tentara pendudukan bertanggung jawab atas pembantaian yang kejam terhadap warga sipil Palestina, terutama anak-anak, dengan dalih menghalangi perlawanan Palestina, yang telah membuktikan, dalam semua operasi, keunggulan moralnya atas pendudukan ketika menghindari penargetan wanita dan anak-anak.  Berbeda dengan orang Israel – menurut pengakuan mereka sendiri.

Sumber:

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Usai Gencatan Senjata setelah Lima Hari Agresi, Seperti Ini Kondisi Gaza

Next Post

Palestina Abad 19: Bagaimana Mungkin Ia Tanah Tak Bertuan

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
24

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
19
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Palestina dalam Gambar, Maret 2023

Palestina Abad 19: Bagaimana Mungkin Ia Tanah Tak Bertuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630