Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan pada Selasa (5/11) bahwa setidaknya 20 orang terbunuh dalam serangan Israel yang menargetkan sebuah bangunan di kota pesisir Barja, yang terletak lebih dari 20 kilometer ke selatan dari Beirut.
Kementerian tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “jumlah korban belum final. Serangan Israel terhadap sebuah menara di Distrik Chouf di Kegubernuran Lebanon Pegunungan telah menyebabkan 20 orang terbunuh dan 14 orang terluka.” Dia menambahkan, operasi penyelamatan dan pemindahan puing-puing masih terus berlanjut.
Asap terus mengepul dari gedung pada Selasa malam, menurut saksi mata, sementara banyak keluarga meninggalkan lokasi.
Ini adalah serangan kedua Israel pada Selasa yang menargetkan wilayah di luar benteng tradisional Hizbullah yang menjadi sasaran Israel sejak dimulainya serangan komprehensifnya di Lebanon selatan.
Sebelumnya, sebuah serangan menargetkan bangunan perumahan lain di Kota Jiyeh, dekat Barja, membunuh satu orang, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Sejak 23 September, Israel telah memperluas cakupan serangan udara terhadap Lebanon hingga ke sebagian besar wilayah, termasuk ke Ibu Kota Beirut. Israel juga memulai invasi darat di wilayah selatan, sementara negosiasi belum menghasilkan gencatan senjata.
Eskalasi serangan Israel menyebabkan kematian dan cedera ribuan warga Lebanon, serta memaksa lebih dari satu juta orang meninggalkan rumah mereka.
Sumber: https://www.aljazeera.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








