Tunis—Menteri Luar Negeri dari 16 negara; Bangladesh, Brasil, Kolombia, Indonesia, Irlandia, Libya, Malaysia, Maladewa, Meksiko, Pakistan, Qatar, Oman, Slovenia, Afrika Selatan, Spanyol, dan Türkiye memperingatkan konsekuensi atas serangan apa pun terhadap Armada Sumud Global—inisiatif masyarakat sipil yang melibatkan partisipasi warga negara masing-masing.
Dilansir dari portal Kementerian Luar Negeri Indonesia, Global Sumud Flotilla telah menyampaikan tujuannya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, serta meningkatkan kesadaran mengenai kebutuhan kemanusiaan yang mendesak bagi rakyat Palestina, sekaligus mendesak dihentikannya perang di Gaza. Kedua tujuan tersebut—perdamaian dan penyaluran bantuan kemanusiaan, serta penghormatan pada hukum internasional, termasuk hukum humaniter, merupakan komitmen yang juga dipegang oleh Pemerintah kami.

Delegasi Indonesia dalam armada Global Sumud FlotillaOleh karena itu, kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dari segala tindakan melawan hukum atau kekerasan terhadap Flotilla, serta menghormati hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Kami menegaskan kembali bahwa setiap pelanggaran terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia para peserta Flotilla, termasuk serangan terhadap kapal di perairan internasional atau penahanan yang melanggar hukum, akan menimbulkan permintaan pertanggungjawaban.
Wanda Hamidah, Satu-satunya Perwakilan Indonesia yang Berlayar Menuju Gaza
Adapun Indonesia, di hari terakhir, di kapal terakhir yang akan berangkat, akhirnya berhasil masuk ke dalam tim yang akan berlayar. Mba Wanda Hamidah, seorang perempuan tangguh, satu-satunya perwakilan Indonesia yang akan menembus blokade Gaza.
“Senang banget gitu karena aku setiap hari ada di pelabuhan dari pagi sampai malam berhari-hari dan sampai di titik menyerahkan semuanya kepada Allah,” Ucap Wanda sesaat sebelum menaiki kapal Kaiser yang akan membawanya ke Gaza. “Alhamdulillah mendapat kemudahan dari Allah, mendapatkan kapal yang mungkin ini kapal yang hampir terakhir berangkat ke Gaza. Senang sekali mewakili Indonesia dan mengemban tugas menuju Gaza.”


Maryam Rachmayani, Wanda Hamidah, Husein Gaza di atas kapal Kaiser yang akan berlayar ke GazaSumber:
https://kemlu.go.id/daftar-joint-statement/pernyataan-bersama?type=publication






![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)

