Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan bahwa jumlah anak yang terbunuh akibat genosida Israel telah meningkat menjadi 15.613 jiwa. Angka ini mencakup 31 persen dari total korban jiwa di Jalur Gaza, yang mencapai 50.082 orang.
Data ini disampaikan dalam sebuah infografis yang diterbitkan oleh kementerian melalui Telegram yang merangkum korban anak-anak dari 7 Oktober 2023 hingga 23 Maret 2025. Berdasarkan statistik tersebut, selain korban jiwa, sebanyak 33.900 anak Palestina mengalami luka-luka, setara dengan 30 persen dari total 113.408 korban cedera.
Infografis tersebut juga mengungkap bahwa Israel telah membunuh 825 bayi di bawah usia satu tahun selama periode tersebut. Selain itu, sebanyak 274 bayi lahir dan meninggal dalam rentang waktu yang sama akibat kondisi agresi yang mengerikan.
Lebih lanjut, hampir 37 persen dari anak-anak yang terbunuh berusia antara enam hingga 12 tahun, sementara sekitar 26 persen berusia antara satu hingga lima tahun.
Sejak melanjutkan serangan genosida di Gaza pada Selasa dini hari, Israel telah membunuh 730 warga Palestina dan melukai 1.367 lainnya, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak, menurut laporan terbaru Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








