• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

14.000 Bayi Terancam Meninggal di Gaza Jika Bantuan Tidak Segera Masuk

by Adara Relief International
Mei 21, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
14.000 Bayi Terancam Meninggal di Gaza Jika Bantuan Tidak Segera Masuk

Seorang pria menggendong seorang anak yang terluka yang menerima perawatan di Rumah Sakit Al-Awda di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, setelah serangan udara Israel pada 19 Mei 2025 (Eyad Baba/AFP)

19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebanyak 14.000 bayi di Gaza terancam meninggal dunia dalam 48 jam ke depan jika bantuan kemanusiaan tidak segera mencapai mereka, demikian Kepala Kemanusiaan PBB, Tom Fletcher, memperingatkan dalam wawancaranya dengan BBC Radio 4.

Fletcher menekankan bahwa ribuan truk yang membawa makanan bayi dan pasokan nutrisi sudah siap masuk ke Gaza, namun tertahan di perbatasan akibat blokade ketat yang diberlakukan Israel. “Ini bukan makanan yang akan dicuri oleh Hamas,” tegasnya. “Kami menghadapi risiko penjarahan, risiko terkena serangan militer Israel, dan berbagai risiko lainnya hanya untuk membawa makanan bayi itu kepada para ibu yang tidak bisa memberi makan anak-anak mereka karena kekurangan gizi.”

Meski Israel telah mengizinkan lima truk bantuan yang membawa makanan bayi dan kebutuhan pokok masuk melalui perlintasan Karem Abu Salem di selatan Gaza pada Senin malam—pengiriman pertama dalam hampir tiga bulan—Fletcher menyebut jumlah itu hanya “setetes air di lautan”. Bantuan tersebut pun belum sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, berton-ton makanan saat ini tertahan di perbatasan Gaza oleh otoritas Israel. Padahal, berdasarkan data PBB, Gaza membutuhkan setidaknya 500 truk bantuan per hari untuk memenuhi kebutuhan dasar lebih dari 2,3 juta penduduknya.

Krisis kemanusiaan di Gaza telah memburuk secara drastis selama 11 pekan terakhir sejak Israel memberlakukan blokade total yang membatasi masuknya makanan, obat-obatan, dan bahan bakar. Organisasi Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) yang didukung PBB melaporkan bahwa satu dari lima warga Gaza menghadapi kelaparan, sementara hampir 71.000 anak di bawah usia lima tahun terancam mengalami malnutrisi akut.

UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, sebelumnya juga memperingatkan bahwa ratusan ribu warga Gaza hanya bisa makan satu kali setiap dua atau tiga hari akibat blokade ini. Juru bicaranya, Adnan Abu Hasna, menyatakan bahwa lebih dari 66.000 anak di Gaza telah menderita kekurangan gizi berat.

Di tengah tekanan internasional yang semakin meningkat, termasuk dari Inggris, Prancis, dan Kanada yang menyatakan akan mengambil tindakan konkret jika Israel tidak melonggarkan blokade, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya mengizinkan masuknya bantuan pada Minggu malam dengan alasan untuk mencegah krisis kelaparan demi “alasan diplomatik”.

Namun, situasi di lapangan tetap memburuk. Serangan udara Israel terus meningkat, dengan sedikitnya 60 orang—lebih dari setengahnya adalah perempuan dan anak-anak—terbunuh pada Senin malam. Dalam tiga hari terakhir saja, lebih dari 300 warga Palestina dilaporkan terbunuh, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Sementara itu, banyak warga meninggal akibat penyakit yang seharusnya bisa dicegah karena obat-obatan tertahan di perbatasan dan rumah sakit menjadi sasaran serangan. Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, Gaza selatan, dan Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, keduanya kini tidak lagi berfungsi setelah diserang, memaksa ribuan orang dievakuasi dan memutus akses layanan kesehatan bagi komunitas yang sangat rentan.

Sumber:

https://www.middleeasteye.net/news/babies-could-die-gaza-within-48-hours-without-aid-un

ShareTweetSendShare
Previous Post

Senyum Terkembang di Meja Panjang, 266 Keluarga di Gaza Utara Terima Makanan Siap Saji yang Adara Salurkan di Bulan Ramadhan

Next Post

PBB: Bantuan Sudah Masuk Gaza, Tapi Belum Ada yang Didistribusikan

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
17

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
27
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
12
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
PBB: Bantuan Sudah Masuk Gaza, Tapi Belum Ada yang Didistribusikan

PBB: Bantuan Sudah Masuk Gaza, Tapi Belum Ada yang Didistribusikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630