Jumlah tawanan Palestina yang berhasil memiliki anak melalui sperma yang diselundupkan naik menjadi 76 orang setelah keberhasilan upaya terbaru Mohammad Al-Harroub. Al-Harroub, 39, dari lingkungan Deir Samet di Hebron telah ditawan di penjara Israel sejak 2010. Ayah dua anak ini menjalani hukuman seumur hidup.
Istrinya melahirkan putra pertama mereka, Ismail, minggu lalu setelah Mohammad berhasil menyelundupkan spermanya keluar dari penjara. Kelahiran Ismail membuat jumlah bayi yang lahir melalui sperma selundupan menjadi 118. Ahmad Shamali dari Gaza juga menyelundupkan spermanya keluar dari penjara dan istrinya melahirkan anak kembar minggu lalu.
Pusat Studi Tawanan Palestina mengatakan bahwa 76 tawanan memiliki anak melalui sperma selundupan, termasuk 56 dari Tepi Barat, 13 dari Gaza, enam dari Al-Quds (Yerusalem), dan satu dari Israel. “Pendudukan Israel menanamkan keputusasaan dalam kehidupan para tawanan Palestina, tetapi mereka bersikeras untuk melanjutkan hidup, memiliki harapan dan kemenangan melalui ‘duta kebebasan’,” katanya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








