Sebanyak 1.050 pemukim Israel menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa pada Kamis (27/7) dan melakukan ritual Talmud yang provokatif. Mereka berdalih ingin memperingati hari raya Yahudi “Tisha B’Av” di Masjid Al-Aqsa.
Sumber lokal Palestina melaporkan bahwa ratusan pemukim Israel memperoleh dukungan dari menteri sayap kanan Israel, termasuk Itamar ben Gvir. Mereka menyerbu ke halaman Masjid Al-Aqsa dan melakukan ritual Talmud yang provokatif di beberapa halamannya di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel. Sementara itu, pasukan pendudukan Israel tersebar luas di kompleks Masjid Al-Aqsa untuk melindungi pemukim kolonial, melarang kehadiran warga Palestina.

Pemukim kolonial yang didukung oleh pasukan penjajahan Israel berulang kali menyerang tempat-tempat suci Islam di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem). Penyerbuan tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap semua konvensi dan hukum internasional yang telah menjamin hak rakyat Palestina untuk beribadah di tempat suci mereka.
Pemukim Israel dan non-Muslim lainnya diizinkan untuk mengunjungi kompleks masjid Al-Aqsa pada waktu-waktu tertentu. Akan tetapi, mereka dilarang untuk berdoa atau menampilkan simbol agama atau nasional apa pun di bawah perjanjian lama dengan otoritas Yordania yang mengelola kompleks tersebut. Kompleks Al-Aqsa dikenal oleh umat Islam sebagai Haram al-Sharif dan berisi Masjid Al-Aqsa, tempat tersuci ketiga dalam Islam.
Pemukim ilegal terus mengulangi pelanggaran terhadap situs-situs Muslim, serta Kristen, sebagai upaya Yahudinisasi yang disengaja terhadap Yerusalem. Salah satu upaya Yahudinisasi adalah dengan melakukan pengusiran progresif terhadap penduduk lokal yaitu orang Palestina. Pada tahun 2022, 56.670 pemukim kolonial menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa dan melakukan ritual provokatif Talmud di alun-alunnya, menurut pejabat Palestina.
Sumber:
https://internasional.republika.co.id
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








