Pasukan Israel menembak mati seorang anak lelaki Palestina berusia 17 tahun di Nablus, Tepi Barat, pada Selasa pagi (7/2). Menurut dokumentasi dari Defense for Children International-Palestine (DCIP) Hamza Amjad Yousef Ashqar (17) ditembak mati oleh pasukan Israel sekitar pukul 03:20 selama serangan militer Israel ke Al-Masaken Al-Sha’bya.
Ketika kendaraan militer Israel melintas, sekelompok warga Palestina menghadapi pasukan Israel. Seorang anak laki-laki yang berada di dekat Hamza diduga melemparkan sepotong logam ke kendaraan militer Israel, sementara seorang anak laki-laki lainnya diduga melemparkan batu ke kendaraan tersebut dari jarak sekitar 30 meter (98 kaki).
Seorang tentara Israel di dalam salah satu kendaraan militer Israel kemudian menembakkan dua peluru tajam ke arah Hamza, mengenai mulutnya dan sisi kiri pinggangnya. Peluru yang mengenai mulut Hamza bersarang di lehernya, sedangkan peluru kedua bersarang di pinggang Hamza. Sebuah mobil pribadi segera membawa Hamza ke Rumah Sakit Bedah Rafidia di Nablus, namun dokter menyatakan Hamza meninggal sekitar pukul 03.45.
Hamza dan teman-temannya berasal dari kamp pengungsi Askar Baru, yang terletak sekitar 600 meter (1968 kaki) dari Al-Masaken Al-Sha’bya.
Di bawah hukum internasional, kekuatan mematikan yang disengaja hanya dibenarkan dalam keadaan terdapat ancaman langsung terhadap nyawa atau cedera serius. Namun, investigasi dan bukti yang dikumpulkan oleh DCIP secara teratur menunjukkan bahwa pasukan Israel menggunakan kekuatan mematikan terhadap anak-anak Palestina dalam keadaan yang dapat menyebabkan pembunuhan di luar hukum atau disengaja.
Sebanyak 53 anak Palestina terbunuh pada tahun 2022, menurut dokumentasi DCIP, termasuk 36 anak Palestina yang ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel atau pemukim di Tepi Barat. DCIP juga mendokumentasikan pembunuhan 17 anak Palestina antara 5-7 Agustus setelah pasukan Israel melancarkan serangan militer di Jalur Gaza.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








