• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Activities

Zionis Israel Masih Terus Menyerang Gaza

by Adara Relief International
Oktober 13, 2023
in Activities, Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Kegiatan, Penyaluran, Program
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Zionis Israel Masih Terus Menyerang Gaza
72
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sahabat, Zionis Israel masih terus menyerang Gaza. Korban tak bersalah terus menerus bertambah.

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Badan Pengungsi dan Pekerjaan PBB (UNRWA) mengatakan serangan udara Israel menargetkan sekolah yang dikelola UNRWA.

Sekolah ini digunakan sebagai tempat penampungan bagi sekitar 225 orang yang berlindung dari serangan roket Israel.

Akibat dari serangan itu gedung sekolah mengalami kerusakan.

Mari kuatkan mereka untuk bertahan dengan do’a dan donasi terbaik kita

s.id/bantuanuntukgaza





***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: GazaPalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dubes Palestina-Indonesia: Hanya Israel yang Berani Mengabaikan Peraturan Internasional dan Kemanusiaan

Next Post

Bayi-Bayi Korban Agresi Gaza: Kehilangan Keluarga dan Terkubur Reruntuhan Saat Menyusu

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
16

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
27
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
12
Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh

Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh

Januari 15, 2026
46
Next Post
Bayi-Bayi Korban Agresi Gaza: Kehilangan Keluarga dan Terkubur Reruntuhan Saat Menyusu Ketika Muhammad Ahmed meninggalkan rumahnya di Kamp Pengungsi Jabalia, utara Gaza, untuk bekerja, istri dan anak-anaknya khawatir dia akan menjadi korban pengeboman Israel. Sekitar tiga puluh menit setelah istrinya mengirim pesan kepadanya untuk memastikan dia baik-baik saja, dua serangan udara Israel merobohkan bangunan tempat tinggal tiga lantai mereka (11/10). Serangan tersebut menewaskan seluruh keluarganya, termasuk istri dan anak-anaknya, saudara kandungnya, keponakan laki-laki, dan saudara ipar perempuannya. Israel telah mengebom Jalur Gaza yang padat penduduk sehingga menewaskan lebih dari 1.400 warga Palestina, setengahnya adalah perempuan dan anak-anak. Israel juga telah memberlakukan blokade penuh terhadap Gaza dengan menyatakan bahwa tidak ada bahan bakar, makanan, air, listrik, atau pasokan yang diizinkan masuk. Keluarga musnah Ahmed, yang bekerja memasok air minum ke warga Gaza, mendapati rumahnya telah hancur menjadi puing-puing saat ia kembali. Keempat anaknya - Haidi (1); Qussai (3); Sidra (6); dan Linda (7) - sedang bermain dengan sepupu mereka Ubaida (2), ketika rumah mereka dibom pada pukul 11.30 waktu setempat. “Sidra sangat ketakutan. Dia merasa ngeri dengan suara bom tersebut. Tapi adiknya, Linda, selalu menghiburnya sepanjang waktu,” kata Ahmed kepada Middle East Eye. “Saat saya berangkat kerja, dia dan ibunya khawatir saya akan terbunuh. Tapi mereka sudah pergi bahkan sebelum aku.” Ahmed mengatakan bahwa keponakannya yang berusia satu bulan, Yamen, ditemukan dalam posisi sedang menyusu di bawah reruntuhan. Sementara itu, ibunya sedang memberi makan dan menyusui si bayi ketika dia dibunuh. “Yamen menderita meningitis dan saya membawanya ke dokter sehari sebelumnya. Dia baru berusia satu bulan dan dia sedang disusui ketika serangan udara menghantam rumahnya,” tambah Ahmed. “Tim SAR membutuhkan waktu berjam-jam untuk dapat mengevakuasi jenazah mereka yang tertimpa reruntuhan gedung tiga lantai,” lanjutnya. “Sampai saat ini, jenazah Haifa, adik saya yang berprofesi sebagai insinyur, masih tertimbun reruntuhan.” Dalam satu hari di Jabalia, jet tempur Israel menghantam puluhan bangunan tempat tinggal, menyebabkan sedikitnya 65 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Karena kewalahan dengan besarnya jumlah korban jiwa, para petugas layanan kesehatan kesulitan untuk mengidentifikasi anak-anak yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan. Akibatnya, anak-anak sering tiba di rumah sakit dengan kondisi terpisah dari orang tua dan keluarga mereka. Ditarik dari reruntuhan rumahnya di Jabalia, bersama dengan sekitar 100 orang lainnya yang tewas dan terluka, seorang bayi berusia tiga bulan selamat namun tetap tidak teridentifikasi selama berjam-jam. Untuk menyatukan kembali bayi tersebut dengan keluarganya, Kementerian Kesehatan di Gaza merilis video seorang dokter yang mendekatkan bayi tersebut ke kamera dan meminta keluarga untuk menghubungi rumah sakit jika mereka mengenalinya. “Kami menemukan bayi ini di Jabalia di utara Gaza. Kami masih belum mengetahui keluarga bayi ini. Pesawat tempur Israel mengebom tempat tinggal mereka, membunuh orang tuanya, dan dia tertinggal di antara reruntuhan. Kami menemukannya beberapa waktu lalu dan masih mencari keluarganya,” kata dokter. “Siapa pun dari keluarga bayi ini yang mengenalinya, harap langsung menghubungi Rumah Sakit al-Shifa.” Diidentifikasi sebagai Qassem al-Kafarna, bayi tersebut akhirnya berhasil bertemu kembali dengan keluarganya beberapa jam kemudian. Menurut kerabatnya, ayah bayi tersebut, saudara laki-lakinya, dan empat sepupunya tewas dalam serangan udara. Ciuman perpisahan Di Kamp Pengungsi Khan Younis di Jalur Gaza selatan, pada Rabu (11/10), serangan udara Israel menghantam sebuah rumah tempat keluarga Abutair mencari perlindungan sehari sebelumnya. Serangan tersebut menewaskan dua anak, Firas (14) dan Ahmed (11), sementara saudara ketiga mereka, Kamal, dan ayah mereka, selamat tetapi membutuhkan perawatan intensif. Duduk di kursi roda dengan lengan terbalut gips panjang, video Kamal beredar di media sosial sambil menangis histeris, mengingat kejadian saat ia dan adiknya tertimpa reruntuhan. “Kami sedang tidur. Saya terbangun karena suara dentuman. Kakakku meneriakkan namaku - 'Kamal, Kamal'. Aku bersumpah demi Tuhan dia masih hidup, tapi karena ada batu di mulutnya, dia tidak bisa meneriakkan namaku. Dia hanya berkata ‘hmmm, hmmm”, kata anak laki-laki itu. “Firas, tolong jawab aku, Firas! Aku ingin menciumnya, aku ingin menciumnya,” serunya, sebelum seorang petugas kesehatan membawanya ke tubuh saudaranya dan membantunya mengucapkan selamat tinggal pada saudaranya. Sumber: https://www.middleeasteye.net/news/israel-palestine-war-breastfeeding-infants-found-under-rubble-after-israels-bombing-gaza

Bayi-Bayi Korban Agresi Gaza: Kehilangan Keluarga dan Terkubur Reruntuhan Saat Menyusu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630