Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemarin memperingatkan akan merebaknya penyakit menular di Jalur Gaza akibat terganggunya fasilitas kesehatan, serta sistem air dan sanitasi akibat pengeboman Israel.
Dalam sebuah pernyataan, mereka mengatakan: “Ketika kematian dan cedera di Gaza terus meningkat akibat agresi, kepadatan penduduk yang berlebihan (di pengungsian), terganggunya sistem kesehatan, air, dan sanitasi menimbulkan bahaya tambahan: penyebaran penyakit menular yang cepat. Beberapa tren yang mengkhawatirkan sudah mulai muncul.”
Laporan tersebut juga mencatat bahwa “Kurangnya bahan bakar telah menyebabkan ditutupnya pabrik desalinasi, yang secara signifikan meningkatkan risiko penyebaran infeksi bakteri seperti diare karena masyarakat mengonsumsi air yang terkontaminasi. Kurangnya bahan bakar juga telah mengganggu pengumpulan sampah, menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangbiakan serangga dan hewan pengerat yang dapat membawa dan menularkan penyakit secara cepat dan luas.”
Organisasi tersebut menekankan perlunya “akses bantuan kemanusiaan yang mendesak dan dipercepat – termasuk bahan bakar, air, makanan, dan pasokan medis – ke dalam dan di seluruh Jalur Gaza”. WHO menambahkan bahwa “semua pihak yang terlibat konflik harus mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum kemanusiaan internasional, yakni kewajiban untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil, termasuk layanan kesehatan.”
Selama 33 hari terakhir, tentara penjajah Israel telah menyerang Gaza, mengakibatkan hancurnya lingkungan permukiman dan rumah-rumah di atas kepala warganya. Sekitar 10.569 warga Palestina tewas, termasuk 4.324 anak-anak dan 2.823 wanita, serta 26.475 orang terluka. Menurut sumber resmi, sebanyak 163 warga Palestina terbunuh dan 2.280 orang ditangkap di Tepi Barat yang diduduki pada periode yang sama.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








