Seorang warga sipil terbunuh, sementara empat tentara terluka dalam serangan udara Israel di Lebanon selatan pada Senin (9/10), dalam pelanggaran terbaru Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata antara kedua belah pihak, kata militer Lebanon.
Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa “pesawat musuh menyerang sebuah mobil di Jalan Saf al-Hawa di Bint Jbeil dekat pos pemeriksaan militer, membunuh pengemudi yang seorang warga sipil.”
NNA menambahkan bahwa sebelumnya pada hari yang sama, tembakan senapan mesin Israel telah mencapai Naqoura, di Distrik Sour, tanpa memberikan rincian tentang cedera.
Setidaknya 24 orang terbunuh dan 24 lainnya terluka sejak kesepakatan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel berlaku pada 27 November, menurut angka yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Lebanon.
Pihak berwenang Lebanon telah melaporkan sekitar 160 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel sejak kesepakatan mulai berlaku bulan lalu.
Lebih dari 4.000 orang terbunuh dan lebih dari 16.500 orang terluka akibat serangan Israel di Lebanon, dan lebih dari 1 juta lainnya mengungsi sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Lebanon.
Sumber: https://www.aa.com.tr
https://today.lorientlejour.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








