Teknisi dari aparat keamanan Gaza telah menemukan peralatan mata-mata yang disamarkan dan ditanam oleh pesawat tak berawak Israel, platform keamanan Al-Hares melaporkan. Menurut platform tersebut, Israel telah mengeksploitasi waktu sarapan dan sahur serta jam larut malam untuk menanam dan mengoperasikan alat pengintai ini.
Sehari sebelumnya, situs berita Walla Ibrani melaporkan bahwa tentara Israel menjatuhkan perangkat mata-mata seukuran serangga dari drone kecil untuk mendeteksi lokasi tahanan Israel di Gaza. Situs itu mengatakan Israel baru-baru ini telah meningkatkan upaya intelijennya di Jalur Gaza dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, untuk mengumpulkan informasi tentang keberadaan para tahanan.
Dalam konteks yang sama, saluran Ibrani Kan melaporkan bahwa Israel menggunakan drone, beberapa dilengkapi dengan kamera dan yang lainnya dengan perangkat penyadap seukuran cacing. Saluran itu mengatakan bahwa perangkat ditempatkan di tas dan dijatuhkan di area terbuka, kuburan, atau di dalam lingkungan perumahan di Gaza.
Platform keamanan Al-Hares meminta warga Palestina di Jalur Gaza untuk waspada dan berhati-hati, dan secara berkala menyisir atap rumah, bangunan dan tenda. Mereka mengimbau warga Palestina untuk menahan diri agar tidak membahas masalah militer atau keamanan di daerah yang tidak aman. Mereka juga menambahkan bahwa jika benda-benda mencurigakan ditemukan, warga harus menjauh, hindari berbicara di dekatnya, dan segera laporkan kepada tim keamanan.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








