Meski Palestina tidak bermain di Piala Dunia 2022 yang sedang berlangsung di Qatar, yang merupakan pertama kalinya ajang tersebut diadakan di negara Timur Tengah. Namun, penduduknya tetap hadir di stadion dan jalanan Qatar. Bendera Palestina terlihat dikibarkan di tribun Stadion al-Bayt selama upacara pembukaan turnamen dan pertandingan pembukaan antara Qatar dan Ekuador. Banyak penggemar terlihat mengenakan kuffiyeh Palestina berwarna hitam putih kotak-kotak. Pengibaran bendera Palestina tidak hanya dilakukan oleh suporter Palestina atau Arab, sejumlah suporter dari negara lain juga terlihat membawa bendera tersebut. Salah satu suporter tim Meksiko mengenakan bendera Palestina dan meneriakkan kemerdekaan untuk Palestina.
Sebelum dimulainya pertandingan pembukaan Piala Dunia, area Lusail menyaksikan kegiatan olahraga dan kesenian, serta lagu dan nyanyian untuk mendukung perjuangan Palestina. Penduduk Palestina dan Arab di ibu kota, Doha, juga membagikan kuffiyeh dan bendera Palestina kepada orang-orang dan berbicara tentang perjuangan rakyat Palestina melawan pendudukan Israel. Salah satu perempuan suporter asal Suriah meneriakkan, “Darah kami adalah Palestina dan kami semua mendukung perjuangan Palestina,” yang diikuti oleh dua suporter lainnya dari Aljazair dan Tunisia.
Seorang pemuda Saudi yang menjual bendera negara peserta memutuskan untuk memberikan bendera dan kuffiyeh Palestina secara gratis kepada publik. “Saya memutuskan bahwa bendera Palestina harus didistribusikan dan tidak dijual. Setidaknya ini yang bisa saya lakukan untuk mendukung Palestina dan perjuangannya karena semua orang Arab bersaudara dan mendukung tujuan yang adil ini.” Dia meminta semua orang untuk mengenakan kuffiyeh dan tidak melepasnya. Ia mengungkapkan kegembiraan dan kebahagiaannya saat membagikan bendera Palestina, dengan mengatakan: “Saya akan mengubah seluruh Qatar menjadi Palestina.” Dia menekankan bahwa dia akan mengenakan kuffiyeh sepanjang perjalanan ini.
Meskipun tim nasional Palestina tidak lolos ke acara global ini, ada banyak orang dari Palestina dan komunitas Palestina di Qatar yang menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan perjuangan Palestina kepada pengunjung dari seluruh dunia. Namun tidak hanya itu, penggemar dari berbagai negara Arab juga menghindari reporter Israel yang mencoba mewawancarai mereka dan menolak tampil di kamera mereka. Mereka juga terlihat berdiri sambil membawa bendera Palestina di belakang seorang reporter Israel yang memberikan siaran langsung untuk saluran TV Israel.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








