Warga Palestina pada Sabtu (22/1) menyerukan pembentukan komisi internasional untuk menyelidiki pembantaian yang dilakukan oleh Israel di Tantura pada 1948.
Hal ini berangkat dari harian Israel Haaretz yang mengabarkan bahwa kuburan massal telah ditemukan di Pantai Dor, tempat Tantura dahulu berdiri. Harian milik Israel tersebut melaporkan bahwa para perwira Israel dari pertempuran tersebut mengaku bahwa pembunuhan massal terjadi setelah para penduduk tersebut menyerah.
Sebelumnya, mereka menyangkal tuduhan tersebut dan mengancam akan mengambil tindakan hukum bagi para penuduhnya.
Dalam kuburan massal yang saat ini menjadi pantai yang sangat terkenal tersebut setidaknya terdapat 200 warga Palestina korban pembantaian.
Sumber :
https://english.palinfo.com/news/2022/1/22/Israeli-Veterans-Finally-Admit-to-Mass-Killing-in-Tantura
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







