• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Februari 23, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Warga Palestina Hanya Mendapat 66 Izin Pembangunan di Tepi Barat Selama 11 Tahun

by Adara Relief International
Februari 23, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Warga Palestina Hanya Mendapat 66 Izin Pembangunan di Tepi Barat Selama 11 Tahun
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Menurut laporan sebuah surat kabar Israel pada Ahad (22/02), otoritas Israel hanya memberikan 66 izin pembangunan kepada warga Palestina di Tepi Barat selama periode 11 tahun. Sementara itu, pemukim ilegal Israel mendapatkan 22.000 izin.

Menurut harian Haaretz, hanya 66 izin bangunan yang dikeluarkan untuk warga Palestina antara tahun 2009 dan 2020. Sementara itu, 22.000 izin diberikan kepada pemukim ilegal Israel selama periode yang sama. “Karena sebagian besar Tepi Barat terlarang bagi pembangunan Palestina, penduduk terpaksa membangun tanpa izin,” komentar surat kabar tersebut. 

Laporan itu menyebutkan pembongkaran besar-besaran oleh otoritas Israel sejak Januari di lingkungan Al-Taawun, Nablus. Lingkungan tersebut terletak di Area C dan “tidak menerima izin pembangunan dari pihak berwenang Israel. Ini terjadi meskipun letaknya jauh dari permukiman atau akses dari jalan mana pun,” kata harian itu.

Baca Juga

Guru Palestina Berupaya Pulihkan Trauma Anak-Anak Gaza dengan Yoga

Penyebaran Serangga di Tenda-Tenda Ancam Kesehatan Para Pengungsi

Al-Taawun, lanjut pernyataan itu, hanyalah “satu contoh dari percepatan laju pembongkaran di seluruh Tepi Barat.” Sepanjang Januari, tentara Israel menghancurkan total 24 bangunan Palestina di Area C karena kurangnya izin pembangunan.

Kurangnya Izin Pembangunan Memicu Penghancuran Bangunan Palestina

Haaretz, mengutip Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), mengatakan setidaknya 2.461 bangunan Palestina telah Israel hancurkan selama dua tahun terakhir karena kurangnya izin bangunan. Jumlah ini meningkat dari 4.984 bangunan selama sembilan tahun sebelumnya. Akibatnya, sekitar 3.500 orang kehilangan rumah mereka selama periode dua tahun tersebut, tambahnya.

OCHA tidak merinci apakah pembongkaran tersebut terjadi secara eksklusif di Area C atau di seluruh Tepi Barat secara keseluruhan. Menurut Haaretz, kampanye pembongkaran selama dua tahun terakhir bertepatan dengan penggusuran sekitar 80 komunitas Palestina akibat perluasan pesat lahan pertanian dan pos terdepan pemukim ilegal.

Perjanjian Oslo II tahun 1995 telah membagi Tepi Barat menjadi tiga wilayah administratif: Wilayah A di bawah kendali penuh Palestina; Wilayah B di bawah administrasi sipil Palestina dan kendali keamanan Israel; dan Wilayah C di bawah kendali sipil dan keamanan Israel sepenuhnya, yang mencakup sekitar 61 persen wilayah Tepi Barat.

Warga Palestina mengatakan Israel jarang memberikan izin pembangunan di Area C, yang secara efektif mencegah pembangunan atau pengembangan lahan. Warga Palestina memandang langkah-langkah tersebut sebagai pendahuluan bagi aneksasi resmi Tepi Barat dan langkah menuju aneksasi de facto sebagian besar wilayah tersebut. Langkah-langkah ini menurut mereka akan merusak kerangka solusi dua negara yang didukung oleh PBB.

Dalam sebuah putusan penting pada Juli 2024, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal. Lembaga tersebut juga menyerukan evakuasi semua permukiman di Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur).

Sumber: Middle East Monitor

ShareTweetSendShare
Previous Post

Penyebaran Serangga di Tenda-Tenda Ancam Kesehatan Para Pengungsi

Next Post

Guru Palestina Berupaya Pulihkan Trauma Anak-Anak Gaza dengan Yoga

Adara Relief International

Related Posts

Guru Palestina Berupaya Pulihkan Trauma Anak-Anak Gaza dengan Yoga
Anak

Guru Palestina Berupaya Pulihkan Trauma Anak-Anak Gaza dengan Yoga

by Adara Relief International
Februari 23, 2026
0
10

Di Gaza utara, seorang guru Palestina mengubah sebuah tenda menjadi ruang kecil untuk kelas yoga. Ia menawarkan momen kedamaian bagi...

Read moreDetails
Penyebaran Serangga di Tenda-Tenda Ancam Kesehatan Para Pengungsi

Penyebaran Serangga di Tenda-Tenda Ancam Kesehatan Para Pengungsi

Februari 23, 2026
10
Gaza Hadapi Krisis Yatim Piatu Terbesar dalam Sejarah Modern

Gaza Hadapi Krisis Yatim Piatu Terbesar dalam Sejarah Modern

Februari 23, 2026
11
Israel Menahan 100 Orang dari Tepi Barat Sejak Awal Ramadan

Israel Menahan 100 Orang dari Tepi Barat Sejak Awal Ramadan

Februari 23, 2026
13
Israel Larang Tawanan Palestina untuk Salat dan Berbuka Puasa

Israel Larang Tawanan Palestina untuk Salat dan Berbuka Puasa

Februari 23, 2026
10
Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Februari 20, 2026
21
Next Post
Guru Palestina Berupaya Pulihkan Trauma Anak-Anak Gaza dengan Yoga

Guru Palestina Berupaya Pulihkan Trauma Anak-Anak Gaza dengan Yoga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630