Direktur Wakaf Islam mengungkapkan pada Jumat (7/1) bahwa otoritas pendudukan Israel telah menolak dan mangkir dari pelaksanaan keputusan untuk meningkatkan jumlah penjaga Masjid Al-Aqsa.
Direktur Masjid Al-Aqsa, Sheikh Omar Al-Kiswani menjelaskan bahwa otoritas pendudukan seringkali mendeportasi dan menangkap penjaga masjid Al-Aqsa, terutama seiring dengan peningkatan serbuan harian pemukim ke Masjid Al-Aqsa. Ia menekankan bahwa pendudukan telah berupaya untuk menerapkan strategi baru terkait Masjid Al-Aqsa dengan tujuan untuk dapat menciptakan realitas-manipulatif.
Menanggapi hal tersebut, melalui koordinasi Kementerian Wakaf Yordania, diputuskan bahwa diperlukan peningkatan penjaga dan karyawan Masjid Al-Aqsa. Meski demikian, ada indikasi bahwa pendudukan telah mengintervensi dalam mempekerjakan para penjaga yang telah dikontrak sebelum 2018. Ia mempertimbangkan bahwa otoritas pendudukan telah campur tangan secara terang-terangan atas Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Yordania.
Sumber :
https://www.#/20220108-jerusalem-islamic-waqf-israel-occupation-forbids-increasing-al-aqsa-guards/








