• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Veteran Israel Menyeru untuk Membunuh Anak-Anak Palestina, Sebut Penduduk Palestina “Hewan yang Tidak Layak Hidup”

by Adara Relief International
Oktober 15, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Veteran Israel Menyeru untuk Membunuh Anak-Anak Palestina, Sebut Penduduk Palestina "Hewan yang Tidak Layak Hidup"
185
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Seorang veteran tentara Israel yang terlibat dalam pembantaian warga sipil Palestina pada tahun 1948 telah meminta Israel untuk “menghapus ingatan… keluarga, ibu dan anak-anak”. 

Ezra Yachin (95) adalah salah satu dari lebih dari 300.000 tentara cadangan yang dimobilisasi oleh Israel sejak pecahnya perang dengan Hamas di Gaza seminggu lalu. Yachin tidak akan turun dalam pertempuran, tetapi bertugas untuk “memotivasi” tentara, menurut laporan baru-baru ini.

“Bersikaplah penuh kemenangan dan habisi mereka dan jangan tinggalkan siapa pun. Hapus ingatan tentang mereka,” kata Yachin saat berpidato di depan pasukan Israel pada pekan ini, dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral. “Hapus mereka, keluarga mereka, ibu dan anak-anak mereka. Hewan-hewan ini tidak boleh hidup lagi.”

Dia menambahkan bahwa “tidak ada alasan” untuk menolak, karena Hizbullah “dapat mengirimkan serangan udara” dan “orang-orang Arab di sini dapat menyerang kami”. “Setiap orang Yahudi yang membawa senjata harus keluar dan membunuh mereka. Jika Anda memiliki tetangga Arab, jangan menunggu, datanglah ke rumahnya dan tembak dia,” kata Yachin.

“Kita akan menyaksikan hal-hal yang tidak pernah kita impikan. Biarkan mereka menjatuhkan bom dan menghapusnya,” tambahnya. “Semua nubuat yang dikirim oleh para nabi akan segera terjadi.”

Israel telah membunuh sedikitnya 2.215 orang di Gaza selama seminggu terakhir, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.  Dari korban yang tewas, 724 adalah anak-anak dan 458 adalah perempuan. Selama periode yang sama, pasukan Israel telah membunuh 54 orang di Tepi Barat.

Yachin, Veteran dalam Pembantaian Deir Yassin

Yachin adalah anggota milisi Zionis Lehi, yang telah melakukan kekejaman bahkan sebelum pembentukan Israel pada 1948. Dia terlibat dalam pembantaian Deir Yassin pada tanggal 9 April 1948, ketika milisi Zionis yang tergabung dalam kelompok Lehi dan Irgun menyerbu dari rumah ke rumah, menewaskan lebih dari 100 orang di desa kecil Palestina dekat Al-Quds (Yerusalem), meskipun telah menyetujui gencatan senjata sebelumnya. Banyak dari korban yang dibunuh adalah perempuan, anak-anak, dan orang tua. Pembantaian tersebut, di antara kekejaman lainnya, menyebabkan pengusiran paksa ratusan ribu warga Palestina dari tanah air mereka yang kemudian dikenal sebagai Nakba, atau malapetaka.

Dalam sebuah wawancara dengan Jewish Press pada 2020, Yachin mengatakan unit Lehi miliknya dipanggil untuk melakukan serangan terhadap Deir Yassin. “Desa itu adalah tempat persembunyian teroris,” katanya.  “Para sejarawan sayap kiri menyatakan bahwa kami dengan kejam dan terencana telah membantai penduduk desa, termasuk perempuan dan anak-anak. “Memang benar bahwa perempuan dan anak-anak dibunuh, tapi itu karena mereka bertugas sebagai pejuang.”

Setidaknya 13.000 warga Palestina telah dibunuh dan ratusan desa dihancurkan untuk dijadikan wilayah Israel pada tahun 1948. Sekitar 750.000 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka, dan jumlah keturunan mereka yang kini mencapai sekitar enam juta pengungsi Palestina, sebagian besar tinggal di negara-negara tetangga. Warga Palestina di Gaza telah memperingatkan bahwa rencana untuk membuka koridor kemanusiaan dan memukimkan kembali warga sipil di wilayah Sinai Mesir akan serupa dengan “Nakba kedua”.

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca Juga

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: AnakPalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Disney Sumbangkan $2 Juta untuk Israel, Sebut untuk “Bantuan Kemanusiaan”

Next Post

UPDATE: Korban Agresi Gaza Meningkat Menjadi 2.215 Jiwa, 724 Anak-Anak dan 458 Perempuan

Adara Relief International

Related Posts

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 18, 2026
0
19

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah...

Read moreDetails
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 18, 2026
14
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 18, 2026
13
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 18, 2026
13
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 18, 2026
19
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
25
Next Post
UPDATE: Korban Agresi Gaza Meningkat Menjadi 2.215 Jiwa, 724 Anak-Anak dan 458 Perempuan

UPDATE: Korban Agresi Gaza Meningkat Menjadi 2.215 Jiwa, 724 Anak-Anak dan 458 Perempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630