Uskup Agung Palestina Serukan Umat Kristen Dunia Mendukung Palestina

Adara Relief – Jakarta. “Saya ingin mengingatkan dan menyerukan kepada semua umat Kristen di seluruh dunia: tidak ada gunanya merayakan Natal jika Anda tidak memperhatikan apa yang terjadi di Palestina karena itu adalah tempat kelahiran Kristus dan di mana agama Kristen berasal dan menyebarkan pesannya ke seluruh dunia. Gua kelahiran Natal berada di Betlehem. Cahaya Natal yang sebenarnya berasal dari Betlehem.” pungkasnya.
.
Uskup Agung Palestina dari Gereja Ortodoks Al-Quds, Atallah Hanna, telah berbicara menentang penjajahan Israel dan menekankan dukungannya untuk rakyat Palestina dan mendesak umat Kristen di seluruh dunia untuk melakukan hal yang sama, yaitu mendukung Palestina.
.
Pada “Konferensi Global Pertama tentang Apartheid Israel”, yang berlangsung di Istanbul pekan lalu, Hanna mengatakan dalam sebuah video wawancara: “Kota Yerusalem (Al-Quds) adalah kota suci dari tiga agama Ibrahim. Umat Kristen dan Muslim Palestina yang tinggal di Yerusalem menderita akibat penjajahan, penindasan, tirani dan pendudukan. ”
.
Dia menekankan bahwa kebijakan apartheid yang diberlakukan di kota suci dan di seluruh Palestina semakin meningkat.
.
Pendudukan di kota suci Yerusalem memperlakukan kami seolah-olah kami adalah tamu dan orang asing di kota kami sendiri. Ini adalah perwujudan kebijakan dan praktik apartheid terhadap rakyat kami (Palestina) di Yerusalem secara khusus dan di Palestina secara lebih umum.
.
Hanna teguh dalam komitmennya bahwa sistem apartheid yang diberlakukan oleh pemerintah penjajah Israel – yang memisahkan warga Palestina dari warga Yahudi Israel dan memperlakukan mereka sebagai warga negara kelas dua yang tidak memiliki hak yang sama seperti akses ke beberapa wilayah, mendapatkan pekerjaan, mata pencaharian dan sumber daya tertentu – tidak akan membuat umat Kristen terusir dari kota dan akan tetap membela perjuangan dan keadilan demi Palestina.
.
“Kami akan tetap berada di Yerusalem, mempertahankan situs-situs dan endowmen keagamaan kami. Kami menolak kebijakan pendudukan ilegal. Kami tidak akan menyerah. Moto kami: Kebebasan dan martabat bagi rakyat Palestina. Situs keagamaan kami akan tetap menjadi milik kami. Yerusalem akan tetap menjadi milik kami. ”
.
Dia juga menyebutkan tentang dukungan AS untuk penjajah Israel dan tidak meminta negara Yahudi untuk bertanggung jawab atas segala pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional yang mereka lakukan terhadap warga Palestina, dia menambahkan: “Kami menolak keputusan Amerika yang tidak adil yang mendukung kebijakan penjajah Israel dan pendudukan atas kota suci Yerusalem.”
.
Uskup Agung Hanna juga memiliki pesan yang kuat untuk orang-orang Kristen di seluruh dunia, mengingatkan mereka bahwa, “Dalam beberapa hari, umat Kristen akan merayakan Natal di seluruh dunia. Jalan-jalan dan alun-alun kota akan dihiasi dengan lampu, hiasan, dan pohon Natal di Eropa dan seluruh dunia. Saya ingin mengingatkan dan menyerukan kepada semua umat Kristen di seluruh dunia: tidak ada gunanya merayakan Natal jika Anda tidak memperhatikan apa yang terjadi di Palestina karena itu adalah tempat kelahiran Kristus dan di mana agama Kristen berasal dan menyebarkan pesannya ke seluruh dunia. Gua kelahiran Natal berada di Betlehem. Cahaya Natal yang sebenarnya berasal dari Betlehem. ”
.
Hanna menekankan bahwa akar kekristenan di Yerusalem dan di tanah Palestina berarti bahwa penindasan di negeri kelahiran Yesus itu harus ditentang dan diperangi, alih-alih bukannya malah bersikap pro-Israel dan Zionis seperti yang dilakukan umat Kristen di Barat. Akibat banyaknya dukungan umat Kristen dunia terhadap penjajah Israel yang berkelanjutan dan sistem apartheid yang ditegakkannya mendorong Uskup Agung untuk “Menyerukan kepada semua gereja di dunia, di barat dan timur, untuk membela bumi Palestina, anak-anak Palestina, dan perjuangan Palestina. Sampaikan pesan Natal kami ini untuk membebaskan Palestina dan rakyat Palestina.” /elf
.
Uskup Agung Palestina Serukan Umat Kristen Dunia Mendukung Palestina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas