• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Oktober 15, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

UN Women Soroti Risiko Perempuan di Tepi Barat

by Adara Relief International
September 16, 2026
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
UN Women Soroti Risiko Perempuan di Tepi Barat
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perempuan dan anak perempuan di wilayah pendudukan Tepi Barat kini berada di bawah ancaman kekerasan, risiko pengungsian paksa, serta pembatasan ruang gerak yang semakin mencekik. Temuan ini terungkap dalam analisis terbaru yang UN Women rilis. Analisis tersebut memotret kerentanan berlapis yang kelompok rentan hadapi di tengah eskalasi berkepanjangan. 

Berdasarkan data analisis tersebut, terdapat sekitar 83.200 rumah tangga di Tepi Barat dengan perempuan sebagai kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 persen rumah tangga pernah mengalami pengungsian dari tempat tinggal asal mereka. Angka ini lebih tinggi dibandingkan 30 persen pada rumah tangga di bawah pimpinan laki-laki. 

UN Women menyebut perempuan yang tiba-tiba menjadi kepala keluarga menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar, memperoleh penghasilan, dan mengakses bantuan kemanusiaan.

Baca juga: Tawanan Gaza Alami Penyiksaan Fisik dan Seksual di Penjara Ramla

Tekanan psikologis dan ancaman fisik yang membayangi keseharian mereka terangkum dalam sejumlah indikator mengkhawatirkan. Sebanyak 57 persen perempuan kepala keluarga mengaku hidup dalam kecemasan konstan terhadap ancaman penangkapan sewenang-wenang oleh aparat pendudukan Israel. Selain itu, dengan tercatatnya 925 hambatan pergerakan fisik di seluruh Tepi Barat—meliputi pos pemeriksaan (checkpoint), penghalang jalan, hingga parit militer—seluruh perempuan kepala keluarga yang diwawancarai menyatakan terpaksa menghindari pos pemeriksaan.Hampir sembilan dari sepuluh responden menegaskan bahwa infrastruktur militer tersebut menciptakan rasa tidak aman. 

Baca Juga

Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade

Pakar PBB Desak FAO Tegakkan HAM dan Lindungi Pekerja yang Mendokumentasikan Kelaparan di Gaza

Pembatasan pergerakan ini secara langsung melumpuhkan kemampuan perempuan untuk mengakses makanan pokok, bantuan kemanusiaan darurat, layanan kesehatan dasar, serta kesempatan kerja 

Analisis UN Women juga menemukan satu dari lima perempuan kepala keluarga khawatir mengalami kekerasan berbasis gender. Sementara itu, satu dari empat rumah tangga dengan perempuan sebagai kepala keluarga tidak menerima bantuan kemanusiaan.

Dampak krisis ini semakin menghimpit keluarga-keluarga yang memiliki anggota dengan kondisi kesehatan kronis. Lebih dari separuh rumah tangga dengan pasien penyakit kronis melaporkan kebutuhan finansial mendesak yang tidak terpenuhi. Dua pertiga di antaranya terpaksa berutang demi bertahan hidup, sementara separuh lainnya bahkan harus mengurangi porsi dan frekuensi makan sehari-hari.

Data tersebut berasal dari survei sekitar 800 rumah tangga di 11 wilayah Tepi Barat pada November–Desember 2025.

Sumber: MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Perempuan Palestina Melahirkan di Penjara Damon Saat Ditahan

Next Post

Israel Perketat Larangan Masuk Al-Aqsa bagi Warga Al-Quds

Adara Relief International

Related Posts

Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade
Berita Kemanusiaan

Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade

by Adara Relief International
Oktober 14, 2026
0
17

Setahun setelah gencatan senjata berlaku, warga Palestina di Gaza masih meninggal akibat penyakit yang dapat dicegah, sulitnya akses pengobatan, dan...

Read moreDetails
Pakar PBB Desak FAO Tegakkan HAM dan Lindungi Pekerja yang Mendokumentasikan Kelaparan di Gaza

Pakar PBB Desak FAO Tegakkan HAM dan Lindungi Pekerja yang Mendokumentasikan Kelaparan di Gaza

Oktober 14, 2026
16
Rumah Rusak di Gaza Terancam Runtuh, Warga Kembali Mengungsi

Rumah Rusak di Gaza Terancam Runtuh, Warga Kembali Mengungsi

Oktober 14, 2026
18
Der Spiegel: Tentara Israel Ungkap Kejahatan Perang di Gaza

Der Spiegel: Tentara Israel Ungkap Kejahatan Perang di Gaza

Oktober 14, 2026
23
PBB Verifikasi 1.076 Kematian Warga Palestina di Gaza Selama Gencatan Senjata

PBB Verifikasi 1.076 Kematian Warga Palestina di Gaza Selama Gencatan Senjata

Oktober 14, 2026
19
Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Bunuh Lima Warga Gaza dalam 24 Jam Terakhir

Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Bunuh Lima Warga Gaza dalam 24 Jam Terakhir

Oktober 13, 2026
19
Next Post
Israel Perketat Larangan Masuk Al-Aqsa bagi Warga Al-Quds

Israel Perketat Larangan Masuk Al-Aqsa bagi Warga Al-Quds

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Kemanusiaan Batch Dua Sahabat Adara Tiba di Nusa Tenggara Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630