JAKARTA-Di tempat-tempat lain, orang-orang umumnya bisa memilih ingin makan hidangan apa ketika jam makan tiba. Akan tetapi di Gaza, orang-orang hanya memiliki dua pilihan, antara makan apa pun yang tersedia, atau tidak makan selama berhari-hari. Nyaris seluruh warga Gaza saat ini kelaparan, sehingga Adara segera mengambil tindakan untuk membantu meredakan kelaparan warga Gaza. Pada 7 Mei 2025, Adara Relief International menyalurkan makanan siap saji yang memberi manfaat kepada 5.000 orang di Gaza utara.

Kelaparan di Gaza telah mencapai tingkat yang tidak bisa dibayangkan oleh logika. Banyak bayi dan anak-anak yang tubuhnya hanya berupa tulang berbalut kulit, ayah mereka setiap hari harus bertarung dengan serangan pasukan Israel hanya untuk bisa mendapatkan sedikit makanan, sedang ibu mereka terkadang hanya bisa memungut tepung yang telah jatuh, bercampur dengan tanah, debu dan kotoran. Tidak ada pilihan makanan yang bernutrisi, sebab kelaparan yang terjadi di Gaza adalah strategi sistematis Israel untuk membunuh warga Gaza secara perlahan melalui malnutrisi.
Di Gaza, kelaparan telah menjadi ancaman yang mematikan bagi warganya. 159 orang telah kehilangan nyawa akibat kelaparan dan kekurangan gizi, termasuk 90 anak-anak. Perempuan hamil dan ibu menyusui juga tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi untuk bayi mereka di tengah kelaparan yang disengaja oleh Israel, membuat angka keguguran dan kematian bayi semakin meninggi di Gaza.

Rasa lapar yang dialami oleh seluruh warga Gaza telah membuat Adara mengambil tindakan segera untuk membantu mencegah semakin banyaknya korban akibat kekurangan gizi. Pada 7 Mei 2025, Adara Relief International menyalurkan makanan siap saji yang memberi manfaat kepada 5.000 orang di Gaza utara. Makanan siap saji yang dibagikan berupa sup panas yang dimasak dan dibagikan di dapur umum, serta hidangan nasi yang diantarkan langsung ke tenda-tenda warga Gaza.







Di tengah rasa lapar yang sangat menyiksa, warga Gaza masih tersenyum manis ketika menerima bantuan yang dibagikan oleh tim Adara. Terima kasih Sahabat Adara dan masyarakat Indonesia, senyum mereka tak akan terkembang tanpa peran Sahabat Adara dalam penyaluran makanan siap saji ini. Terima kasih karena tidak pernah melupakan saudara-saudara kita di Gaza. Semoga bantuan makanan ini tidak hanya meredakan rasa lapar mereka, namun juga meredakan rasa takut dan menumbuhkan harapan baru di tengah penjajahan.








