JAKARTA-Setetes air bersih kini seolah menjadi lebih berharga dari emas di Gaza. Untuk mendapatkan air, penduduk Gaza seringkali harus berjalan jauh, bahkan mengorbankan nyawa agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Namun, kini air bersih bisa lebih mudah mereka dapatkan, karena bantuan air bersih dari Sahabat Adara telah tiba pada 26 Juli 2025 dan memberi manfaat bagi 2.841 orang di Gaza utara, dan 4.167 orang di Khan Yunis.

Perjalanan untuk mendapatkan air bersih telah menjadi perjalanan yang berbahaya di Gaza. Baru-baru ini, tujuh anak Palestina menjadi sasaran serangan Israel saat mengantre untuk mendapatkan air bersih di Al Mawashi. Jerigen yang mereka bawa telah terisi dengan air bersih, namun bercampur dengan genangan darah dari anak-anak tak berdosa tersebut.
Pembantaian ini bukanlah yang pertama kali terjadi, sebab Israel sudah sering menyerang kawasan yang mereka sebut sebagai “zona aman”, termasuk Al Mawashi. Hal ini membuat penduduk Gaza terancam, antara meninggal karena serangan bom, atau akibat wabah penyakit yang menyebar dari air yang tercemar.
Namun, kini penduduk Gaza dapat lebih mudah memperoleh air bersih, sebab bantuan air bersih dari Sahabat Adara telah tiba. Pada 26 Juli 2025, Adara Relief International menyalurkan amanah bantuan air bersih dari Sahabat Adara untuk penduduk Gaza. Berkat bantuan air bersih dari Sahabat Adara, 2.841 orang di Gaza utara, dan 4.167 orang di Al Mashi, Khan Yunis bisa mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka.



Air bersih yang tadinya sulit didapatkan dan terasa langka, kini bisa diakses dengan lebih terjangkau oleh penduduk Gaza. Terima kasih Sahabat Adara dan masyarakat Indonesia, setetes air dari bantuan yang Sahabat Adara kirimkan, telah menjadi berkah bagi ribuan penduduk Gaza.








