fbpx
kisah keluarga palestina yang tinggal di gua

Terusir Lagi, Kisah Keluarga Palestina yang Tinggal di Gua

Sebuah keluarga Palestina yang tinggal di Desa Farasin, Jenin, Tepi Barat harus kehilangan rumahnya setelah dibongkar paksa Israel. Adalah Ahmed Amarneh, seorang insinyur sipil berusia 30 tahun. Ia beserta keluarganya terpaksa tinggal di gua Tepi Barat setelah rumahnya dibongkar.

Amarneh memiliki keterampilan sebagai tukang bangunan. Ia menyulap gua tersebut menjadi rumah, dengan menutup pintu masuk gua menggunakan dinding batu dan memasang pintu kayu di tengahnya.

gua tepi barat

Dia kemudian membuat dapur, ruang tamu, dan ruang tidur untuk dirinya sendiri, istrinya yang sedang hamil, dan putri kecil mereka. Bahkan rumah di gua itu juga memiliki kamar penginapan untuk tamu.

Amarneh mengaku telah tinggal di gua di Tepi Barat selama 1,5 tahun. Namun ironis, ia dan keluarganya kembali terusir dari gua tersebut. Pada Juli lalu, ia beserta 20 keluarga Palestina lainnya di Desa Farasin menerima pemberitahuan pembongkaran dari Israel.

“Saya mencoba dua kali untuk membangun (sebuah rumah), tetapi Israel selalu mengatakan itu dilarang untuk dibangun di daerah itu,” kata Amarneh, Selasa (11/8). Amarneh mengaku yakin, apa pun yang dibangunnya di desanya tidak akan pernah mendapatkan persetujuan Israel.

Penghancuran mulai dilakukan pada Senin (10/8). Pasukan Israel memulai dengan menghancurkan satu rumah di Farasin dan sebuah tangki air. Saat itulah, Amarneh mengaku baru mengetahui gua tempatnya tinggal ilegal.

“Saya tidak membuat gua itu. Gua itu sudah ada sejak zaman dahulu. Saya tidak mengerti bagaimana bisa mereka melarang saya tinggal di gua. Hewan hidup di dalam gua dan tidak diusir. Jadi, biarlah mereka memperlakukan saya seperti binatang dan biarkan saya tinggal di dalam goa,” katanya sambil menggendong putrinya yang masih kecil.

Lihat kondisi keluarga Amarneh yang tinggal di gua dengan klik disini.

 

Sumber : AFP, Replubika

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas